PALU – Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, SE, mengunjungi Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jemaat Tatura yang berlokasi di Jalan Purnawirawan, Kota Palu Rabu (17/06/2026).
Wali Kota menyampaikan sejumlah pesan penting terkait kondisi Kota Palu pascagempa bumi yang mengguncang Palu 16 Juni lalu. Wali Kota meminta warga tidak mudah percaya hasutan atau mudah percaya isu isu yang belum tentu kebenarannya.
“Di tengah kondisi pascagempa bumi yang terjadi di Kota Palu dan sekitarnya belum lama ini, saya meminta kepada kita semua untuk memperhatikan informasi-informasi yang disampaikan oleh pemerintah. Jangan sampai kita termakan isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Wali Kota.
Sebagai bentuk langkah antisipasi dan upaya menjaga keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak, Wali Kota menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Palu telah mengambil kebijakan untuk meniadakan sementara kegiatan belajar tatap muka bagi siswa SD dan SMP serta menggantinya dengan sistem pembelajaran daring.
“Kebijakan ini diambil untuk memastikan keselamatan anak-anak kita sekaligus memberikan rasa tenang kepada para orang tua di tengah situasi yang masih terus dipantau,” jelas wali kota.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak seluruh pengurus dan jemaat gereja untuk terus memberikan dukungan moral kepada masyarakat, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi kota.
“Saya mengajak seluruh pengurus untuk terus menguatkan jemaat kita, peduli terhadap kota kita, dan memenuhi apa yang menjadi kewajiban kita sebagai warga masyarakat. Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita dapat menghadapi berbagai tantangan yang ada,” kata wali kota. ***







