Pada sektor kesehatan melalui BERANI Sehat, Gubernur menjelaskan program tersebut melengkapi layanan kesehatan yang belum terakomodasi dalam skema pembiayaan yang ada. Selain menjamin masyarakat yang mengalami perubahan kondisi ekonomi, program ini juga menanggung sejumlah pelayanan kesehatan yang belum dicover BPJS Kesehatan, seperti biaya visum, kecelakaan tunggal, maupun korban tawuran.
“Yang tidak dicover BPJS akan ditanggung melalui BERANI Sehat. Cukup menggunakan KTP Sulawesi Tengah, masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan,” jelasnya.
Di bidang infrastruktur, Gubernur kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah mempercepat pembangunan jalan dan konektivitas antarwilayah melalui BERANI Lancar. Ia mengingatkan masyarakat agar memahami pembagian kewenangan pembangunan jalan sesuai statusnya.








