Atlet Taekwondo Palu Siap Berlaga di Internasional Usai Sabet Emas Kapolri Cup 7 | Sitti Maharani 

  • Whatsapp


TANGERANG – Patut diapresiasi pembinaan pengurus provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Sulawesi Tengah. Satu atlet perempuan, Sitti Maharani, asal Kota Palu sukses meraih medali emas Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grade B Kapolri Cup 7 yang berlangsung di Tangerang, Banten, 9–12 Juli 2026. 

Hani, sapaan Sitti Maharani, satu satunya atlet taekwondo kini dipersiapkan ke laga internasional. Olehnya, akan ditempa di Kota Semarang. 

‘’Hani tampil sebagai juara di nomor Kyorugi Under 46 Kg Senior Putri Prestasi. Ia berhasil mengalahkan atlet dari Maluku Barat Daya di partai final, sebelum memastikan medali emas di ajang nasional tersebut,’’ kata Indri, salah satu pelatih Hani (11/7/2026). Sebelumnya, Indri telah memprediksi Hani bakal lolos hingga merebut emas. 

Hani ditempa di Club Taekwondo Palu, Phoenix bersama atlet lainnya. Hani termasuk yang gigih berlatih dan konsisten melatih mental. Capaian didukung pengalaman bertanding di berbagai kejuaraan nasional.

AJANG INTERNASIONAL 

Indri menyebut kini panggung dunia internasional akan disiapkan untuk putri Agus, pekerja swasta Kota Palu itu. Usai menyabet medali emas di Kejurnas Kapolri Cup 7, Hani dijadwalkan kembali tampil di ajang internasional Indonesia Open G2 2026. 

MENANTI DUKUNGAN PEMDA 

Ayah Hani, Agus kepada redaksi (12/7/2026) mengaku bangga anaknya dapat membawa nama baik daerah di Kapolri Cup 7 ajang nasional bergengsi itu. ‘’Sebagai orang tua saya dan ibunya Hani bangga anak bisa membawa nama baik daerah di level nasional,’’ tuturnya polos. 

Ia pun menceritakan, keberangkatan Sitti  Maharani ke Kapolri Cup 7 tak lain adalah hasil pembinaan dan kesabaran Phoenix Club Palu dan pengurus Taekwondo di daerah. ‘’Semua memberi hal yang baik pada prestasi anak saya. Walau pun harus membiayai secara mandiri ikut kejuaraan,’’ jelas Agus. 

Ia hanya memberikan ‘sanggu’ ke anaknya tak lebih dari Rp5 juta. ‘’Tiket empat juta rupiah ya sisanya dia (Hani) pegang untuk kebutuhannya. Semua kami mandiri. Berharap anak anak daerah berprestasi begini dapat dilirik oleh pemerintah,’’ harap bapak Hani yang bekerja swasta di Kota Palu. *** 

Berita terkait