PALU, 03 November 2026 – Viral di media sosial jaringan terverifikasi grup media arus utama pengisian BBM Subsidi jenis Pertalite di SPBU Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah.
Nitijen mendesak Kapolda Irjen Pol Rizal Irawan segera bertindak ke lapangan. Warga sosmed beberapa kali mencari akun resmi Kapolda. Warga Palu juga mendesak Kapolda sebagai pejabat baru membuktikan komitmennya mendukung tindakan tegas Kapolri Jenderal Pol Suyudi Arie Seto.
Mana akun resmi Pak Kapolda. Tolong tangkap ini motor dan mobil yang tangkinya mencurigakan. Ini permainan dengan petugas SPBU. Pak tolong pak kita cuma mau isi 30 ribu tunggu motor isi sampai 400 ribu,’’ tulis akun susah di Instagram.
Sementara itu, keluhan yang sama di lapangan. Sumber redaksi warga Petobo, menyebut menemukan praktek mobil jenis Agya dan Avanza mengisi hingga Rp1 juta. ‘’Mobil Agya kok isi Pertalite sampai satu juta rupiah. Tangki apa itu namanya. Tapi orang SPBU diam saja, tidak protes. Atau melarang. Ini kerja sama. Tolong diperiksa yang ramai orang sebut di sosmed Towua dan Kartini,’’ tandas sumber.
PALU RAWAN
Akhir akhir ini situasi Kota Palu cukup rawan. Mulai pencurian kabel listrik, sekring Box listrik, pemadaman bergilir, harga pangan naik, dan tawuran antar kampung. Kini viral antrean mengular BBM hak rakyat yang disubsidi negara pun kacau tak teratur.
BACA BERITA TERKAIT : https://kailipost.com/2026/11/ini-konflik-tunggal-atau-akses-ekonomi-pasca-bencana-2018-tak-tuntas.html
Belum ada langkah konkret pemerintah kota dan provinsi menyikapi situasi dan kerawanan stabilitas pangan, dan stabilitas keamanan serta ketertiban secara tepat.
Kapolda Irjen Pol Rizal Irawan diminta warga Palu untuk mengevaluasi pejabat pejabat Polda dan Polresta Palu. Karena hingga kini justru aksi kriminal makin ramai tertangkap layar sosial media. Antrean BBM subsidi yang sengaja disalahgunakan. ***








