MDMC Muhammadiyah Bangun Huntara

  • Whatsapp

MDMC (muhammadiyah disaster management center)
melaunching pembangunan Huntara

Sumber:
Humas pemprov

PASCA DARURAT Bencana gempabumi yang
melanda Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala (Pasigala), Ormas Islam Muhammadiyah
tak henti-hentinya berpartisipasi dalam kegiatan kemanusian dengan beberapa
program. Di antaranya, pembangunan hunian sementara (Huntara) untuk korban
bencana.

Kemarin, (11/11/2018) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui MDMC (muhammadiyah
disaster management center) melaunching pembangunan Huntara dengan melakukan
peletakan batu pertama. Peletakan batu pertama Huntara dimulakan Sekdaprov
Hidayat Lamakarete. MDMC membangun Huntara di lokasi Kelurahan Pantoloan Induk
Kecamatan Tawaeli Kota Palu.


Menurut Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulteng Muh. Amin
Pakkasi bahwa pembangunan Huntara merupakan salah satu program dari sekian banyak
program kemanusiaan yang dilakukan MDMC. Sejak 30 September, MDMC bersama para
relawan yang bermarkas di Universitas Muhammadiyah Palu telah melakukan
berbagai kegiatan kemanusiaan.


Sedangkan menurut Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana MDMC Pusat Budi Setiawan
mengungkapkan, di masa transisi darurat bencana, Muhammmadiayah melalui MDMC
mempunyai target pembangunan Huntara sebanyak 1000 unit yang akan dibangun di beberapa
titik wilayah Pasigala. Terkait lokasi, akan diatur kemudian lokasinya.



‘’Dan ini merupakan tanggung jawab rasa kemanusiaan kami,’’ terangnya.
Lebih lanjut Budi berharap Huntara yang akan dibangun dapat menjadi rumah
sehat, atau rumah tempat para warga berdampak bencana bisa menempatinya dengan
baik meskipun bersifat sementara. Huntara ini nantinya bisa bertahan untuk
ditempati sekitar 6 bulan atau satu tahun.


Selain itu, Sekprov Hidayat secara pribadi dan atas nama gubernur, pemerintah dan
masyarakat Sulteng mengucapkan terimakasih dan tiada lain bantuan yang
diberikan PP Muhammadiyah dan jajarannya. ‘’Insya Allah akan dibalas dengan
beribu ribu kebaikan.’’ Doa Sekdaprov.



Hidayat berharap pembangunan Huntara sebagaimana konsep pembangunannya
yang telah disepakati pemerintah dan pihak NGO lainnya ialah membangun Huntara layak.
walaupun sifatnya sementara. Namun layak bagi masyarakat berdampak, mulai dari
fasilitas MCK, air bersih dan sebagainya.


Selain itu Sekdaprov berharap kawasan kawasan yang dibangun Huntara untuk
segera diinformasikan kepada pemerintah guna pendataan. Hal itu dilakukan agar
tak terjadi tumpang tindih dan pemerintah juga bisa mengetahui sudah berapa
banyak hunian yang telah disiapkan.**

Berita terkait