PALU, Membangun dari Aspirasi; Mengeksekusi Lewat Rakorbang Disabilitas dan Penguatan Wilayah 

  • Whatsapp


PALU – Pemerintah Kota Palu, tak sekedar wacana membangun dengan aspirasi. Bukan juga hanya merdu kala pidato. Tapi benar – benar meretas seluruh kebijakan berbasis aspirasi stakeholders. 


Belum lama ini, Wakil Wali Kota Imelda Liliana Muhidin membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Inklusi Kota Palu 2026. Musrembang itu difokuskan aspirasi dari warga kota penyandang disabilitas. Palu membangun dari semua unsur. 

‘’Kita merasakan proses pembangunan di Palu kian berbeda. Karena kita membangun dengan inklusif. Semua stakeholders bukan hanya dilibatkan tapi melibatkan diri secara aktif. Inilah pembangunan inklusi. Dan Palu sudah memulai Pak Wali Kota,’’ kata Ketua Harian DPD Partai Golkar Sulteng itu. 

Pemkot juga beberapa pekan ini menggelar penguatan kapasitas kewilayahan di beberapa kecamatan. Terakhir disampaikan Diskominfo Santik dilakukan di Mantikulore. Penguatan kapasitas wilayah bertujuan meningkatkan dan mendekatkan pelayanan publik yang cepat, tepat dan bermanfaat. 

‘’Kita berharap dengan pembangunan berbasis inklusi dan seluruh wilayah kecamatan kelurahan ditingkatkan kapasitas pelayanan wilayah maka Palu akan menjadi kota bersih, aman, nyaman dan tertib serta damai sejahtera,’’ kata Wali Kota Hadianto Rasyid dalam sebuah kesempatan dengan wartawan. ***

Berita terkait