Kominfo Bahas Isu Bersama Jurnalis

  • Whatsapp
Reporter/Morowali: Bambang Sumantri

DINAS Komunikasi, Informatika Persandian dan
Statistik Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali
menggelar pertemuan dengan media massa di Morowali, terkait sejumlah isu publik
yang berkembang di masyarakat.

Jurnalis media cetak, elektronik maupun online hadir dalam
acara yang berlangsung di Aula Rapat Kantor Bupati Morowali Bumi Fonuasingko
Kecamatan Bungku Tengah, Rabu (15/4/2019), yang dibuka langsung oleh Bupati
Morowali.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala bidang IPK Diskominfo Sulteng,
Hasyim, Kepala bidang Saluran Informasi dan Kebijakan Publik Dinas Kominfo
Kabupaten Morowali, Kary Marunduh, sejumlah perwakilan OPD, kepala desa, dan lurah.

Bupati Morowali mengatakan bahwa terkait sejumlah isu yang
berkembang merupakan tugas dari Dinas Kominfo untuk membahas bersama mencari
dan menemukan akar permasalahan dan penyelesaiannya.

“Kalau berbicara isu itu sudah biasa, akan tetapi ada isu yang bisa
menimbulkan masalah, contoh isu tsunami padahal tidak terjadi, kita bisa ambil
pelajaran jangan sampai isu itu menjadi masalah, dan yang bertanggung jawab
adalah pemerintah daerah, kita harus punya kepekaan dan respon positif, jangan
jadi provokator, kalau ada isu kita berikan pemahaman yang baik terhadap
masyarakat,” ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan, untuk permasalahan TKA Morowali
sudah mulai reda dimana pihak Pemkab sudah menangani hal itu.

“Kita akan memberikan banyak masukan, harapanya mudah-mudahan temu
wicara dengan Dinas Komikasi Provinsi dan Pemda Morowali dapat memberikan
manfaat bagi kabupaten Morowali,” harapnya.
Sementara, narasumber dari Dinas Kominfo Provinsi Sulteng,
Hasyim mengatakan bahwa kegiatan itu bertujuan untuk menghimpun informasi dan
masukan dari masyarakat langsung agar bisa menjadi referensi ke Gubernur.

“Hal yang paling penting bagi kami untuk pelayanan yang lebih baik
lagi dan tetap terus ditingkatkan sinergitas dengan para wartawan karena pers
adalah mitra,” katanya.

Di sesi dialog, sejumlah wartawan mengungkapkan berbagai isu
dan permasalahan yang ada di Kabupaten Morowali, mulai dari kelangkaan elpiji 3
kg, masalah TKA, jaringan internet yang buruk dan listrik.

Perwakilan Tri Media Group (TMG) menyoal sudah sejauh mana
sinergitas antara Dinas Kominfo Morowali dengan pers di Morowali. “Jangan
sampai pers itu hanya dijadikan bahan sumber informasi bagi pemerintah daerah
ketika ada masalah yang harus diperbaiki, sementara untuk hubungan lebih
mendalam lagi, sama sekali tidak ada atau diputuskan total,” ungkap
perwakilan TMG.**

Berita terkait