Dalam sambutannya, Hatamuddin Tamrin mengatakan musibah yang dialami masyarakat merupakan ujian dari Allah SWT yang harus dihadapi dengan kesabaran dan kebersamaan.
“Beberapa waktu lalu kita diliputi ketakutan dan kecemasan akibat gempa. Masjid kita rusak berat, namun hari ini Allah menghadirkan keberkahan melalui berdirinya masjid darurat ini sebagai tempat ibadah sementara,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan masjid darurat bukan sekadar menghadirkan fasilitas sementara, tetapi juga menjadi wujud kepedulian dan ikhtiar bersama untuk menguatkan kembali kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.







