PALU – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, mengajak civitas akademika Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu mengembangkan budaya riset agar implementasi tridarma perguruan tinggi makin berdampak bagi pembangunan daerah. Hal itu dikatakan saat memberikan kuliah umum di Aula Fakultas Kedokteran Unisa, (29/6/2026).
Gubernur Anwar mendorong riset yang fokus pada sejumlah isu strategis seperti hilirisasi sumber daya alam, mitigasi bencana dan pengentasan kemiskinan.
‘’Saya pelajari dari banyak negara maju, kebijakan pemerintahan itu semua berbasis riset,” ungkapnya bahwa kebijakan berkualitas lahir dari rahim ilmiah yang kuat.
Gubernur juga menyuntikkan motivasi yang kuat kepada mahasiswa lewat kisah perjuangan hidupnya dalam menuntut ilmu. Ia cerita untuk mengenyam pendidikan setingkat SMP dan SMA di sekolah negeri, ia harus rela berpisah dari orang tua di kampung halamannya, di Wosu.
Perjalanan itu terus berlanjut hingga merantau ke Kota Makasar untuk menempuh pendidikan kepamongprajaan di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN). ‘’Sejak lulus SD, saya sudah meninggalkan orang tua untuk pergi menimba ilmu,” tutur gubernur mengenang masa lalunya.
Pengalaman hidup itulah yang kemudian menjadi inspirasi lahirnya program BERANI Cerdas yang bertujuan memperluas kesempatan mahasiswa Sulteng meraih sarjana, sekaligus mempersiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“BERANI Cerdas tidak hanya membantu mahasiswa kurang mampu tapi juga mendorong prestasi bagi mahasiswa mampu,” jelas Gubernur Anwar Hafid tentang beasiswa BERANI Cerdas yang mengakomodir jalur afirmasi dan prestasi bagi mahasiswa Sulteng. ***







