Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan dukungan penuh terhadap peningkatan keterlibatan perempuan dalam dunia politik dan parlemen.
Menurutnya, perempuan harus berani mengambil ruang strategis dalam kepemimpinan dan tidak boleh ragu menghadapi tantangan.
Ia membagikan pengalaman pribadinya saat memutuskan meninggalkan dunia birokrasi sebagai Aparatur Sipil Negara untuk terjun ke dunia politik hingga akhirnya dipercaya menjadi Wakil Gubernur perempuan pertama di Sulawesi Tengah.
“Saya ingin menyampaikan kepada perempuan-perempuan Sulawesi Tengah, jangan pernah takut mengambil kesempatan. Dulu saya juga tidak punya pengalaman politik, saya hanya berbekal keberanian, pengalaman hidup, dan keyakinan bahwa perempuan juga mampu memimpin,” ujar Wagub.







