PALU – Pascagempa 6,7 SR akibat aktifnya Sesar Sausu yang memiliki sifat gempa hanya 4 – 10 KM di permukaan daratan, merusak sebagian besar infrastruktur jalan (Poros Napu) dan jembatan (Jembatan Palu III).
Gubernur Sulawesi Tengah, melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Santik, Agus Wahyu menyebut bahwa arahan, instruksi ke seluruh perangkat organisasi daerah sangat jelas, tegas, terukur dan selalu dievaluasi di masa tanggap darurat. Katanya, inilah implementasi dari keberanian tanggap bencana. ‘’Ya perintah bapak gubernur sangat jelas ketika mulai dari Jakarta dengan membatalkan acara di DPD RI dan langsung ke Palu memimpin rapat dengan agenda sangat jelas. Lapangan membawa bantuan dan penanganan bencana dan terus dievaluasi apa yang belum dilakukan di lapangan,’’ terang Agus.








