SULTENG – Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengingatkan bahwa ‘jabatan haji atau hajjah’ adalah jabatan moral dan sosial keagamaan. Khususnya umat Islam. Dijabat hingga akhir hayat, dan tetap disebut walau telah meninggal dunia.
Artinya, kata gubernur jabatan haji dan hajjah mesti dijaga dan dimana saja selalu membawa berkah di sekitar. Baik lingkungan sosial budaya, ekonomi dan persaudaraan antar umat beragama. ‘’Ciptakan di masyarakat kalau ada Pak haji dan bu hajjah sekitar itu aman nyaman dan toleran. Karena itulah hakekat perjalanan haji sebagai ibadah kepada Allah SWT,’’ terang gubernur saat menyambut langsung kedatangan jamaah haji asal Sulteng di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Palu, Sabtu (20/6/2026).








