PENGANGGURAN: BOM SIAP MELEDAK DI PALU 

  • Whatsapp
Pengganguran tinggi menaikkan tingkat kriminalitas di Kota Palu.desain/redaksi

Catatan Pinggir  | Redaksi Jumat 


SEMALAM (27/8/2026) Kabar kriminalitas kembali kita dengar. Jari seorang polisi putus ditebas senjata tajam seorang juru parkir liar (informasinya). Lokasinya di Jalan Tombolotutu atas, Kecamatan Palu Timur Kota Palu. 

Sang polisi membalas dengan tembakan. Tujuannya pasti yang utama, membela dirinya dari ancaman yang dapat mengakibatkan kehilangan nyawa. Kedua naluri polisi untuk melumpuhkan pelaku tindak kriminal. 

Sebelumnya kejahatan dengan kekerasan korban satpam perumahan di Jalan Anoa Palu Selatan. Pelaku hingga kini belum diringkus, yang potensi dua kampung bentrok sisa menunggu ‘korek api’ 

TAMBANG POBOYA 

Ada fakta, banyaknya pertambangan emas masyarakat di sekitar wilayah Kontrak Karya PT Citra Palu Minerals. Pemilik izin tambang emas dari negara hingga 2050 mendatang. Diperkirakan ada ribuan orang mengantungkan ‘belanga’ di tambang emas rakyat itu.

Kini, tambang masyarakat di Poboya dilarang Satgas PKH dan Bareskrim  Mabes Polri 3 Agustus lalu memanggil salah seorang warga untuk diperiksa sekaitan tambang tambang emas rakyat yang dinilai tak berizin dan ilegal. 

Ada nama – nama Haji AMM, Haji CN, Haji AN yang disangkakan beberapa UU lingkungan, perdagangan, dan UU KUHP. Akibatnya, ribuan orang yang bekerja kasar, sopir truk, dan buruh angkut material kini ‘turun ke kota’ mencari nafkah. 

Ribuan orang eks buruh sekop dan angkut material tambang rata rata usia produktif non skill. Yang dapat dilakukan dengan mudah saat ini di tengah efisiensi anggaran – seret pekerjaan buruh kasar borongan proyek, ya menjadi tukang parkir. Hanya untuk menyambung hidup, dan asap dapur anak istri. 

Ledakan pengangguran di Kota Palu segera dicarikan solusi. Sangat rugi kota yang kini bersih, indah, nyaman terganggu Kamtibmas. Akibat lalai menyiapkan lapangan pekerjaan bagi warganya. 

Palu, ibukota Provinsi Sulawesi Tengah. Tanggung jawab Gubernur Anwar Hafid.  Palu bukan anak tiri dari 13 bersaudara. Palu bersolek untuk Sulteng dikenal cepat bangkit pasca bencana alam. Bila tidal segera mengantisipasi percikan percikan api kriminalitas, maka akan berlaku teori hukum kriminalitas. Siapa kuat akan memangsa yang lemah. *** 

Berita terkait