PALU, 7 September 2026 – Kasus ‘karangan bunga pelakor’ yang viral di media arus utama dan media sosial di Kota Palu kini memasuki babak baru.
Beberapa hari terakhir, redaksi mengumpulkan sejumlah keterangan dari berbagai pihak. Bahkan pihak yang disangkut pautkan. Karena mengirim karangan bunga diletakkan di trotoar pejalan kaki depan sebuah bank daerah (4/9/2026) lalu.
Priscilla Putri Musdalifah, melaporkan ke polisi dugaan pencemaran nama baik sejak kejadian itu. ‘’Iya saya lapor polisi,’’ jawabnya ke redaksi. Ia pun mengirim fotonya sedang melapor dan nomor laporan STTLP/1026 diterima polisi Aron Rezky Perdana. Ia melaporkan perempuan Putri Hasibuan dkk.
SIAPA PUTRI HASIBUAN?
Viral di akun media sosial @lokerpalu menyebut bahwa Putri Hasibuan terduga terlapor pengirim bunga ‘pelakor’ viral itu adalah seorang dokter cantik beralamat di Kota Surabaya.
Terduga nama lengkap adalah Putri MBG Hasibuan, lulusan sebuah universitas ternama dengan gelar dokter. Akun itu juga menulis terduga terlapor memiliki klinik kecantikan di Surabaya.
Yang menghebohkan Putri MBG Hasibuan disebut sebut adalah istri sah seorang anggota Polda Sulteng, ternyata anak seorang jenderal purnawirawan polisi. Anak semata wayang itu lulusan kedokteran 2025, dan dikaruniai dua anak.
Lantas bagaimana nasib sang suami? redaksi belum mendapat kabar pasti apakah juga ikut menjadi saksi atas dugaan yang dilaporkan Priscilla atau sang ‘istri sah’ melaporkan ke Propam sang suami.
URUSAN PRIVAT
PT Bank Sulteng sebagaimana keterangan Humasnya, Abduh Borman ke media menyebut bahwa hal itu murni urusan pribadi dan bukan masalah corporate. Olehnya meminta semua pihak dapat menjernihkan informasi dengan meletakkan secara proporsional.
Pihak pihak yang melakukan hal privat untuk tidak mengaitkan dengan urusan pekerjaan seseorang yang tak ada sangkut pautnya. ***








