PRI Bagi Masker ke Warga Palu, Dampak Kemarau El Nino Udara Tak Bersih 

  • Whatsapp
Partai Rakyat Indonesia Sulawesi Tengah membagikan masker sebagai bentuk kepedulian kualitas udara di Kota Palu yang makin buruk.foto/ist

PALU, 14 September 2026 – Dampak musim kemarau El Nino berkepanjangan, kualitas udara Kota Palu mulai tak bersih. Kiriman asap kadang menutup suasana yang disangka mendung, namun membawa udara panas. 

Partai Rakyat Indonesia (PRI) Sulawesi Tengah membagikan masker gratis ke pengendara di depan kantor DPD PRI Sulteng Jalan Juanda Palu. 

Ketua DPD PRI Sulteng, Rusdi Mastura menekankan pembagian masker sebagai inisiatif Partai Rakyat Indonesia sebagai gerakan politik kemanusiaan. 

“Ini adalah gerakan kecil dengan berjuta makna. Memberi dan meneguhkan tujuan partai rakyat Indonesia dalam politik kemanusiaan”, ujarnya Cudy, akrab disapa. 

Data BMKG menunjukkan kualitas udara Kota Palu perlu mendapat perhatian. Pada September 2025, rata-rata konsentrasi PM2.5 tercatat 28,63 µg/m³. Bahkan pada 18 April 2026, konsentrasi PM2.5 di Kota Palu mencapai 68 µg/m³.

Memasuki September 2026, BMKG masih mencatat kondisi udara kabur di Kota Palu pada sejumlah periode, dengan suhu sekitar 22–33°C dan kelembapan yang dapat mencapai 97%. Periode Agustus–September juga menjadi masa yang perlu diwaspadai karena meningkatnya risiko kabut asap di tengah musim kering.

Ketika kualitas udara berada dalam status tidak sehat, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan melindungi diri dari dampaknya.

Partai Rakyat Indonesia menginisiasikan bersama warga melalui aksi pembagian masker di Kota Palu sebagai sebuah pesan dan ajakan untuk sadar kesehatan. 

Masker menjadi langkah sederhana untuk membantu mengurangi paparan debu, asap, dan partikel udara yang dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan. ***

Berita terkait