Film Karya Anak Palu Masuk Nominasi Festival Film Indonesia

Foto: ist
banner 728x90

Palu,- Masyarakat Sulawesi Tengah (Sulteng) khususnya Kota Palu harus bangga, sebab salah satu karya film anak Palu yaitu debut film panjang yang berjudul “Mountain Song” masuk dalam tiga kategori nominasi terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 2020. Sebelumnya Film Mountain Song pada tahun 2019 juga ikut berkompetesi di Asian New Taelant Award Shanghai International Film Festival. Yusuf Radjamuda masuk nominasi penulis naskah dan sutradara terbaik.

Festival Film Indonesia dalam akun instagramnya akan memberikan pengumuman resmi secara virtual live disiarkan melalui youtube channel Festival Film Indonesia pada minggu kemarin. Dalam hal ini Mountain Song yang disutradarai oleh Yusuf Radjamuda mendapatkan 3 nominasi terbaik yaitu Pengarah Sinematogrfafi terbaik, Penulis Skenario terbaik, dan Pemeran utama pria terbaik.

Bacaan Lainnya

Ujel Bausad, mendapatkan kategori Pengarah Sinematogrfafi terbaik, pada nominasi ini Ujel Bausad akan bersaing dengan Bayu prihantoro, Gandang Warah, Ical Tanjung, Vera lestafa, dan Yunus Pasolang.

Yusuf Radjamuda, Penulis Skenario sekaligus sutradara di Film Mountain Song ini juga masuk dalam kategori nominasi penulis skenario terbaik, pada nominasi ini sutradara-sutradara besar seperti Joko Anwar juga masuk dalam nominasi ini ada juga Adiyanto Dewo, Riri Riza, dan Yosep Anggi Noen.

Alqusyairi Radjamuda juga masuk dalam kategori nominasi pemeran utama pria terbaik, siapa sangka anak dari Yusuf Radjamuda ini bersaing dengan Pemeran utama pria lainnya seperti Ario Bayu, Dion Wiyoko, Gunawan Maryanto, Ibnu Jamil, dan Reza Rahardian. Dalam nominasi ini Alqusyairi Radjamuda merupakan Pemeran utama pria yang paling muda.

Ketiganya yakni Ujel Bausad, Yusuf Radjamuda, dan Alqusyairi Radjamuda merupakan putra daerah asli Kota Palu.

Melihat pencapaian yang luar biasa ini, Yusuf Radjamuda selaku sutradara film Mountain Song langsung memberikan keterangan melalui instagramnya, “Kami baru saja pulang dari syuting di pulau Papan-Togean, dapat pancaran sedikit diantara pulau dan mendapatkan kabar film Mountain Song masuk nominasi di 3 kategori, Selamat untuk semua cast and crew, Terima kasih atas ucapan teman-teman tetap jaga kesehatan,” tulis Yusuf di akun instagramnya, seperti dilihat kailipost.com, Rabu (11/11/2020).

Film Mountain Song merupakan satu-satunya film yang diproduksi di luar Pulau Jawa yang masuk nominasi FFI 2020. Malam anugerah piala citra FFI akan digelar pada 5 Desember 2020.

Mountain Song berkisah tentang Gimba, bocah laki-laki pemalu berusia 6 tahun yang tinggal bersama ibunya yang sakit. Gimba tinggal di daerah terpencil di pegunungan Pipikoro, Sulawesi Tengah. Karena desa tersebut terisolasi, setiap orang yang sakit harus ditandu  apabila ingin ke rumah sakit. Banyak dari mereka yang meninggal dalam perjalanan, termasuk ayah Gimba.

Sejak itu Gimba tidak mau jauh dari ibunya. Ibunya pun mengajari Gimba sebuah lagu yang dipercaya membawa ketenangan dan kebahagiaan ketika sendirian. Sepeninggal ibunya Gimba kerap menyaksikan orang-orang ditandu. Gimba juga bertemu seorang gadis kecil misterius. Gimba mulai menikmati duduk di tempat teduh, melihat orang-orang yang berbicara tentang orang sakit pergi dan kembali, sambil berharapan bertemu Lara, gadis yang kerap muncul dan hilang dari hutan. ***

Reporter: Zhein Fatur Ramadhan

banner 300x90

Pos terkait

banner 580x60