Bupati Morowali Salah Sebut Pejabat TNI, Dan POS Disebut Danramil, Buntut Bupati Tutup Aktifitas Tambang Sentosa Abadi

  • Whatsapp
Foto dok: Danramil Bahodopi

PALU,- Viral sosial media platform TikTok Bupati Morowali Taslim Meminta Danramil Netral Menyelesaikan konflik lahan dengan perusahaan tambang nikel di Desa Bahomakmur Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali ditanggapi pejabat TNI.

Pagi ini, Jumat 24 Pebruari 2023, Komandan Rayon Militer Bahodopi Kapten Inf Adrianus Gintu memberikan keterangan bahwa saat kejadian di depan halaman PT Sentosa Abadi, dirinya tidak mendampingi Bupati Taslim. Yang hadir hanya Komandan Pos TNI Pelda Yoris.

Olehnya, apa yang disebutkan bupati dalam cuplikan video, agar Danramil netral tidak tepat dan sesuai. ‘’Mungkin Pak bupati lupa Danramil. Padahal saya sering bertemu beliau,’’ ujarnya via telpon.

Sejak hampir dua tahun menjadi Danramil, Adrianus mengaku aktif menyelesaikan sengketa warga dan perusahaan. TNI hadir dan selalu netral. Bahkan konflik warga yang memiliki SHM sekitar tujuh hektare diolah PT Sentosa Abadi, ia turut menyelesaikan. Bahkan saat dihentikan aktifitas sebelumnya. ‘’Kami dengan Pak Kapolsek malahan pernah minta dipolis line saja lokasi. Begitu Pak. Saya ada acara keluarga jadi tidak hadir. Itu Dan Pos bukan saya,’’ terangnya mengklarifikasi video yang beredar.

Berikut secara lengkap Danramil juga menulis pesan elektronik ke redaksi. * Slamat siang pa Andono
Ijin pa Saya Kapten Inf Adrianus Gintu.

Mengenai persoalan Sengketa lahan antara PT SA dan warga Danramil suda sangat netral Terbukti saat awal ada pemalangan warga di lahan tersebut Danramil yang mengosongkan lahan tersebut dari aktivitas PT SA.

Terakhir kemarin sebelum pa bupati sidak ke pt SA, Danramil meminta ke pihak polsek untuk memasang garis polisi mana yang masih hak warga dan mana yang suda menjadi hak PT SA.

Pihak koramil pun suda mendesak pihak PT SA agar segera menyelesaikan pembayaran lahan warga yang belum tersekesaikan.

Dan Danpos bahodopi pelda Yoris yang mendampingi bupati juga ikut menekan pihak PT SA segera selesaikan Pembayaran agar semua clear. ***

editor : andono wibisono

Berita terkait