Respon Sinis Pejabat ESDM Sulteng soal Dua Pekerja Tewas di WPR Parimo, Safri pun Murka: Ini Nyawa Bukan Titik Koordinat !

  • Whatsapp


BERITA SEBELUMNYA : https://kailipost.com/2026/02/kabid-esdm-sulteng-ragukan-statment-safri-soal-tewasnya-dua-pekerja-di-wpr-parimo-sultan-pastikan-jangan-asal-sebut-wpr.html

Safri menilai respons Kabid Minerba ESDM Sulteng, Sultanisah yang justru sibuk memperdebatkan status Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), Izin Pertambangan Rakyat (IPR), hingga titik koordinat di tengah suasana duka, adalah bukti nyata rusaknya mentalitas birokrasi. 


“Yang meninggal itu manusia, bukan administrasi! jangan sibuk berdebat soal titik koordinat dan izin sementara nyawa sudah melayang. Kalau ada pejabat yang masih bermain-main dengan redaksi dan administrasi saat rakyat meninggal, itu keterlaluan,” tegas Safri dengan nada tinggi, Senin (17/2/2026).


Ketua Fraksi PKB ini menegaskan bahwa perdebatan teknis tersebut hanyalah tameng untuk menutupi lemahnya pengawasan. Jika lokasi tersebut memang tambang ilegal atau di luar blok, Safri mempertanyakan mengapa aktivitas tambang dibiarkan berlangsung hingga memakan korban.

Berita terkait