PALU – Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Safri, angkat bicara terkait insiden maut yang merenggut dua pekerja di Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) Kabupaten Parigi Moutong.
Safri menegaskan bahwa nyawa pekerja tidak boleh menjadi tumbal dalam perputaran ekonomi sektor pertambangan.
“Sektor tambang tidak boleh menjadi ladang maut. Nyawa pekerja jauh lebih berharga daripada sekadar angka-angka pertumbuhan ekonomi,” tegasnya kepada awak media, Minggu (15/2/2026).
Safri menyoroti lemahnya implementasi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta carut-marutnya pengawasan terhadap Izin Pertambangan Rakyat (IPR) yang dinilai semakin mengkhawatirkan.








