Tengarai ASN Surati Gubernur Sulteng, Keluhkan Fee 10% di Biro Umum 

  • Whatsapp


SULTENG – Belum setahun lebih menjabat, Gubernur Anwar Hafid diterpa isu bahwa mesin birokrasinya memungut fee 10 persen. Beredar sebuah surat elektronik (surel) di aplikasi WhatApps curahan hati ‘curhat’ staf di Biro Umum sekretariat daerah provinsi (Setdaprov) Sulteng. 


Menilik Surel itu, ditulis masih suasana lebaran, karena ada narasi minal aizin fal waizin. Kedua, ditulis seorang ASN yang diduga setidaknya senior atau setidaknya sudah melewati kepemimpinan tiga gubernur dan membanding – bandingkan suasana kinerja sebelumnya. 


Penasaran isi Surel klarifikasi diduga staf ke gubernur Sulteng yang viral di grup WA di Kota Palu? Berikut kontennya; 


asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.. tabe izin pa. gub,, maaf hanya mengklarifikasi terkat.. selama ini d Biro umu,, dri zaman pa. Palaiju pa. Longki dan Pa. Rusdi Mastura,, tdk ada keributan d Biro Umum pa. Gub,,begitu juga  di pa. Suandi,biar bgtu2 pa. Suandi tdk ada d perintakan mengumpulkan 10 persen k Pimpinan,,di Zaman PLT Farida smua ribut Dimana2 pa. Gub,,apakah Bertul pa. Gub perintakan  dgn penyedia mau kumpul 10 persen,mau d kumpul kan utk pa. Gub ini..? maaf ini pa.Gub lancang bertanya pa.gub,, karna d Biro umu ini sd bukan Rahsia lagi pa. Gub,, maaf ini,,kta nya di perinta pa gubernur ini? izin pa. gub,yg berperan hanya d biro umum itu hanya Nisma pa.Gub,makasih pa. Gub ..sy hnya mengklarifikasi kan sj ini pa. gub.. minal aidin walfaizin.. mohon maaf lahir dan Batin. 🙏🙏

Redaksi mencoba mengonfirmasi hal ini ke beberapa pejabat Setdaprov utamanya Plt Kepala Biro Umum, lewat nomer WA 08***0607821 kemarin (25/32026). Namun hingga hari ini, Kamis 26 Maret 2026 tidak direspon walaupun notifikasi WA terlihat pesan dibaca.

BERANI JAKSA USUT? 

Timbul pertanyaan sederhana warga, Beranikah jaksa mengusut tengara gratifikasi di lingkungan Setdaprov itu? Benarkah Kejati yang telah menerima hibah miliaran rupiah beberapa bangunan dari APBD Sulteng akan ‘menumpulkan’ kinerja? *** 

Berita terkait