Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti membawa tumbler sebagai pengganti botol plastik sekali pakai merupakan contoh nyata kontribusi masyarakat dalam mengurangi sampah plastik dan menjaga kelestarian lingkungan.
Sekda juga menekankan bahwa tantangan perubahan iklim hanya dapat dihadapi melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, setiap langkah yang dilakukan, sekecil apa pun, memiliki arti penting bagi masa depan bumi.
Di hadapan ratusan peserta, Sekda turut mengingatkan agar seluruh pelari menjaga kebersihan sepanjang rute dan tidak membuang sampah sembarangan.
“Kampanyekan kepedulian terhadap lingkungan mulai dari hal yang paling sederhana. Mari kita jaga kebersihan dan buktikan bahwa kita semua memiliki tanggung jawab terhadap bumi yang kita tempati,” pesannya.
Kemeriahan Fun Run semakin terasa dengan antusiasme peserta yang tampil mengenakan beragam kostum kreatif. Suasana penuh semangat dan kebersamaan tersebut menjadi warna tersendiri dalam kampanye lingkungan yang dikemas secara edukatif, sehat, dan menyenangkan.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah Wahid Irawan, S.STP., M.M., Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Sulawesi Tengah Irwan, SKM., S.H., M.H.
Melalui Environmental Fest 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan terus meningkat. Pesan yang ingin disampaikan sederhana namun kuat, menjaga bumi bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama demi mewujudkan Sulawesi Tengah yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.
Biro Administrasi Pimpinan







