Sedangkan pejabat BMKG, Djati Cipto Kuncoro yang diberi kesempatan Kepala Dinas Kominfo Santik, Wahyu Agus, menyebut bahwa pascagempa 6,7 SR masih ada gerakan gerakan lempeng yang akrab di telinga publik yaitu gempa susulan. Tercatat terjadi 1.200 – an gesekan lempeng yang mengecil.
BMKG dengan instansi terkait akan meneliti wilayah terdampak pascagempa 6,7 SR di beberapa desa di Kabupaten Sigi, dan Parigi Moutong serta Poso utamanya wilayah Napu.
BANGUN HUNTARA
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen (purn) TNI Suharyanto akan membangun hunian sementara (Huntara) warga penyintas yang rumah rusak. Penyintas juga setiap kepala keluarga akan menerima Rp600 ribu setiap bulan sampai terbangun Huntara ketika ke lokasi terdampak Desa Kamarora A dan Kamarora B. ***









