SULTENG – Pemimpin itu bukan sekedar dirigen orkestrasi yang merdu. Pemimpin bukan juga pandai berbicara hingga ‘membangun mimpi di surga’ Bukan itu saja. Tapi pemimpin sanggup dan berani di tengah dan bersama rakyat di suasana duka cita, ketakutan atas bencana gempa yang kapan saja terjadi.
Itu yang dibuktikan Reny A Lamadjido. Perempuan berdarah dan jiwa pemimpin ayahnya, mantan gubernur Azis Lamadjido. Reny menembus lokasi terdampak parah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Kota Palu, Sigi dan sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026) lalu.








