FAKTA;  43 Napi Narkoba Positif Nyabu di Lapas Kelas II Palu, LSM Desak Menteri Copot Pejabatnya 

  • Whatsapp

SULTENG –  Terbongkarnya sebanyak 43 narapidana kasus narkoba yang dihukum setahun hingga seumur hidup di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu di Petobo Palu Selatan viral hingga di pusat pemerintahan, Jakarta. 

‘’Sebaiknya Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan kementerian Imapas segera melakukan tindakan cepat dan terukur ke Kanwil Ditjen Pemasyarakatan di Sulawesi Tengah. Itu fakta dalam berita disaksikan Kakanwil dan pejabat setempat. Itu namanya menampar wajah Pak Menteri Pak Dirjen. Kalau saya ditanya ya dicopot semua pejabat di Lapas itu,’’ keterangan pers Lembaga Investigasi Negara Indonesia, melalui Ketua Bidang Investigasi Korupsi, Andi A Suyuti Senin pagi  (8/6/2026). Sebagaimana diberitakan sebelumnya, BERITA SEBELUMNYA : https://kailipost.com/2026/06/lsm-pertanyakan-penangkapan-sianida-ilegal-50-ton-asal-filipina-ke-paleleh-buol-ke-polda.html 

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Pemasyarakatan yang akan dikonfirmasi sekaitan desakan LSM atas kasus memalukan Kemenimipas RI sedang tugas ke luar daerah. ‘’Bapak ke Jakarta, mungkin ada serah terima jabatan. Maaf belum bisa memberi keterangan,’’ ujar staf di kantor itu. Mereka juga mengaku telah mendengar pemberitaan tersebut dan merasa malu, ‘’Iya Pak viral itu di berita media online dan sosial media. Ya malu kami semua cuma itu kami tidak berani komentar,’’ terang mereka. 

DIRPAMINTEL DITJENPAS 

Azikin mengancam LSM akan menyurat resmi ke Kemenimipas RI dan pejabat pejabat terkait termasuk Dirpamintel Ditjenpas dan Dirjen Pemasyarakatan. Lembaganya akan mempertanyakan kementerian di kabinet Merah Putih yang tidak mengikuti perintah Presiden Prabowo Subianto untuk tidak segan segan memberantas jaringan narkoba mukai bandar sampai pengguna. 

‘’Saya dengar memang di sana (Lapas) malah aman bandar, kurir dan pemakai. Bisa beli dan jual dari dalam. Pertanyaannya anda percaya pejabat dan sipir tidak tahu? Atau pura pura tidak tahu? Atau justru jadi pelindung? Makanya harus dibersihkan,’’ tandasnya. ***  

Berita terkait