Laporan redaksi kailipost.com biro Jogjakarta menyebutkan bahwa Kopdar Mas Dar digagas Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. Dihadiri Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko. Sementara Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang sebelumnya dijadwalkan hadir sampai ricuh tak kelihatan.
Yang menjadi paradoks bahwa era reformasi 1998 ada tokoh mahasiswa asal UGM yaitu Budiman Sudjatmiko. Ia pulang kandang pun tak diterima mahasiswa yang datang makin banyak mengikuti Kopdar itu. Perdebatan terus berlangsung hingga di luar GIK, hingga duduk bersilah toh akhirnya tak dihindarkan kedua menteri dievakuasi dengan mobil patroli polisi.
AKSI REBUT PANGGUNG
Awalnya kondusif diskusi alias Kopdar. Namun tiba tiba sekitar pukul 20.15 WIB situasi mulai memanas. Beberapa mahasiswa yang menjadi peserta mulai saling bicara.
Tak berselang lama, puluhan mahasiswa naik panggung dan membentangkan spanduk menolak pembicara yang hadir. Ada spanduk yang mencolok, ‘’UGM Menolak Pengkhianat Reformasi” dan “UGM Menolak Penjilat Rezim”.
Diskusi terhenti. Situasi memanas. Panggung mulai dikuasai mahasiswa dan mulai saling lempar gelas bekas air mineral ke atas panggung. Panitia berupaya mencegah tapi mahasiswa makin banyak. Situasi chaos !









