PKK Harus Punya Pengaruh di Pemerintahan

  • Whatsapp
Pelantikan Ketua dan Pengurus

 

Palu,- ZALZULMIDA Aladin Djanggola dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua Tim Penggerak Program Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sulawesi Tengah oleh Gubernur Sulteng Longki Djanggola di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng di Jalan Sam Ratulangi, Palu Timur, Selasa (20/6/2017). Sebelumnya, Zalzulmida adalah Ketua PKK Sulteng pada periode 2012-2017.

Praktis hingga kini, sudah 20 tahun Zalzulmida mengabdikan diri sebagai kader sekaligus memimpin organisasi wanita yang dilahirkan untuk mendukung kerja-kerja pemerintah Indonesia ini. Di Parigi Moutong selama dua periode kepempinan Longki Djanggola, Ia juga adalah Ketua TP PKK Kabupaten Parmout.

Panjangnya pengalaman ini membuat Ketua Komisi IV DPRD Sulteng ini paham seluk beluk organisasi nirlaba itu. Maka ketika dilantik kemarin, Zalzulmida menegaskan bahwa kader-kader PKK adalah relawan yang bekerja secara sosial dan bergerak di akar rumput untuk membantu menyukseskan program pemerintah daerah. Itu sebabnya, dia meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis di Sulteng untuk membangun kerjasama yang baik dengan PKK. Sebab kata dia, PKK hampir tak pernah terpengaruh dengan segala urusan pergantian tampuk pimpinan di pemerintah dan organisasinya.

Bila di pemerintahan, ketika ada jeda untuk pergantian pimpinan, para pejabat bertanya-tanya dirinya dilantik dilantik atau tidak. Meski tidak dilantik tetap bergerak melaksanakan program mereka di masyarakat,” ujarnya

Zalzulmida mentutrkan meskipun ada kekosongan pengurus organisasi selama 6 bulan ini, namun organisasi tetap bekerja untk seprti hari – hari biasa Selasa.

Selanjutnya, Zalzulmida mengatakan  bahwa pengurus PKK Sulteng terdiri dari individu-individu dengan latar belakang ilmu dan pengalaman yang beragam. Ada akademisi, organisasi profesi juga dari partai politik bahkan ibu rumah tangga. Kehadiran mereka diharapkan membawa ilmunya masing-masing dan mengimplementasikannya secara profesional dan bertanggung jawab untuk mengangkat harkat hidup masyarakat. “PKK tak punya anggaran, tetapi kerja-kerjanya melekat kepada kerja OPD,” katanya.

Saat pelantikan, Ketua Dewan Pembina PKK Longki Djanggola meminta kepada PKK Sulteng untuk selalu meningkatkan kualitas sumber daya PKK agar dapat menyesuaikan dengan program kerja Pemda dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Manajemen lembaga harus kuat supaya sesuai dengan prioritas kerja pemerintah,” tutur mantan Bupati Parmout dua periode ini. Menurut Gubernur yang juga ketua DPD Partai Gerindra Sulteng ini, Aparatur Sipil Negara (ASN)  harus bisa sinergis dengan kebijakan pemerintah dan PKK. Harus memiliki perspektif ke depan sehingga bisa bergerak dinamis, maju dalam mengembangkan kesejahteraan masyarakat. **

reporter/tmg: mahbub

Berita terkait