Resmi, KPU; Taslim Bupati Morowali

  • Whatsapp

Reporter/morowali : bambang sumantri
KOMISI
Pemilihan
Umum (KPU) Kabupaten Morowali menetapkan Taslim dan Nadjamudin, sebagai Bupati
dan Wakil Bupati Morowali terpilih sesuai dengan perolehan suara Pilkada 2018
27 Juni lalu. Penetapan itu disahkan pada rapat pleno terbuka.

Agenda utama pleno itu yaitu penetapan calon terpilih
Bupati dan Wakil Bupati, di aula kantor KPUD Morowali kompleks Kota Terpadu
Mandiri (KTM) Desa Bahomohoni Kecamatan Bungku Tengah, Selasa (10/7/2018).

Agenda lainnya adalah penyerahan dokumen pengusulan
peresmian Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Morowali kepada DPRD Morowali hasil
terkait hasil Pilkada Morowali baru-baru ini. Rapat yang dijaga ketat aparat
kepolisian bersenjata dan TNI itu, dipimpin langsung oleh Ketua KPUD Morowali,
Wahyudin Abdul Wahid didampingi para komisioner, yakni Mujarmin, Taufan A
Tandjing, Marice, dan Nurdin Ntasa.
Pasangan Taslim-H Najamudin (TAHAJUD) ditetapkan sebagai
pemenang dalam hasil penetapan rekapitulasi suara tingkat kabupaten dengan
raihan sebanyak 26.325 suara, mengungguli paslon lainnya. Penetapan digelar
karena setelah 3 hari kerja usai rekapitulasi, tak ada gugatan yang masuk.

Wahyudin Abdul Wahid menyatakan bahwa pilkada Morowali
sudah dapat diketahui hasilnya, dimana pasangan Taslim-H Najamudin telah resmi
menjadi Bupati dan Wakil Bupati Morowali periode 2018-2023 dan keduanya
terpilih melalui proses demokrasi. “Patut kita syukuri bahwa tahapan demi
tahapan pilkada semuanya berjalan aman dan terkendali, rakyat Morowali telah
menjatuhkan pilihan politiknya kepada Taslim-H Najamudin” ungkapnya saat
sambutan pleno.

Selanjutnya, pasangan terpilih akan menjalani tahapan
pelantikan dengan waktu yang sudah ditentukan, namun sebelum pelantikan itu,
DPRD Morowali akan mengusulkannya ke Gubernur Sulawesi Tengah. “DPRD
terlebih dulu akan melakukan paripurna terkait pengusulan pengesahan dan
pengangkatan kepada pasangan terpilih, sekedar untuk diketahui bahwa pelantikan
pasangan terpilih ini dijadwalkan pada tanggal 20 September 2018” tambah
Wahyu.

Pasangan TAHAJUD dalam pilkada tahun ini diusung oleh
Partai NasDem yang memiliki 3 kursi, Partai Golkar 4 kursi, Partai Hanura 2
kursi, dan PKS 1 kursi, serta mendapat dukungan dari dua partai politik non
sit, yakni PPP dan Partai Perindo yang tergabung dalam sebuah koalisi ”
Sejahtera Bersama”.
Bupati Morowali terpilih, Taslim yang diberikan kesempatan
memberikan sambutan mengungkapkan bahwa untuk mewujudkan visi sejahtera bersama
pada pemerintahan lima tahun ke depan, bagian yang sangat penting adalah
dukungan dari semua pihak. “Satu hal penting bagi kami, kiranya masyarakat
dapat mendoakan agar kami selalu diberikan kesehatan, agar amanah yang sudah
diberikan kepada kami lima tahun ke depan dapat dilaksanakan dengan baik,”
katanya.

Pasangan TAHAJUD berharap agar mulai saat ini tidak
boleh ada lagi perbedaan seperti yang sempat terjadi selama masa Pilkada, dan
semua harus meninggalkan perbedaan yang ada, karena sekarang adalah waktunya
untuk menyatukan persepsi demi kelangsungan jalannya pemerintahan di Morowali.

“Olehnya itu kepada semua pendukung dan simpatisan
TAHAJUD, mari kita sudahi perbedaan dengan semua tim maupun para pendukung dari
pada pasangan lainnya, beda pillihan politik dalam Pilkada merupakan sebuah
kewajaran dan tidak bisa terpisahkan, sudah waktunya kita menatap masa depan
Morowali” tandasnya.**

Berita terkait