UKM Terdampak Bencana; UKM 539 & PKL 165

banner 780x80

Reporter: Firmansyah
PROGRAM Pemulihan masa transisi  pasca gempa bumi, tsunami dan likuifaksi,
Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Palu, telah melakukan pendataan kepada
pelaku usaha kecil menengah (UKM) maupun pedagang
kreatif lapangan (PKL). Hal itu diungkapkan Kadis Setyo
Susanto. Atd,  Kamis (14/11/2018) di
ruanganya.

‘’Quesioner yang telah diisi dan mengembalikan form
formulir terhitung sejak 6 November lalu, UKM sebanyak 539. Untuk PKL 165
orang, ” ungkap Setyo.
Isi dari form formulir tersebut tutur Setyo, seperti jumlah kerugian,
korban jiwa dan fasilitas apa saja yang mengalami kerusakan saat bencana alam
yang terjadi tanggal 28 September lalu.

Selain itu, lokasi pelaku usaha UKM maupun PKL
saat terjadinya Tsunami dan Likuifaksi menurut Setyo juga. Sehingga dapat
diketahui berapa banyak jumlah mereka yang terdampak bencana alam tersebut.
 

‘’Untuk ganti rugi bagi mereka pelaku usaha UKM
maupun PKL, belum ada pemberitahuanya hingga saat ini. Namun langkah konkritnya.
Tetap harus dilaporkan dulu ke Wali kota. Bagaimana program pemulihan untuk
mereka selanjutnya, ” kata Setyo.

Namun, ditambahkanya. Dari Kementerian sendiri
sudah menyampaikan prosedur penanganan dalam masa pemulihan terhadap UKM maupun
PKL. Dimana kedepanya nanti akan diberikan bantuan permodalan bahan baku dan
pemenuhan kelengkapan fasilitas alat usaha.

Disoal tentang langkah dari instansi yang
dipimpinya, menyikapi dan mengantisipasi akan terjadinya “bom
pengangguran” di kota. Akibat bencana alam, Setyo membeberkan bahwa hal
tersebut secara globalnya bukan hanya tanggung jawab Dinas. Tapi mereka fokus kepada
UKM
. ” Untuk penanganan secara umumnya. Sudah ada
instansi terkait yang menanganinya. Seperti Dinas Pariwisata dan
Disperindag” jelas Setyo.
**

Pos terkait