Forkom Bantu Rp500 Juta Korban Bencana Pasigala

  • Whatsapp
Sumber: Humpro Sulteng

FORUM Komunikasi (Forkom) Koperasi Besar Indonesia
memberikan bantuan kepada korban gempa pasigala, Sulteng, Kamis (17/1/2019).

Sekretaris
Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Hidayat Lamakarate diruang kerjanya menerima
cek senilai Rp500 juta dari koordinator Forum Koperasi Besar Indonesia, Irsyad
Muchtar.
“Kami
dari koperasi-koperasi besar di Indonesia berkumpul dan ikut bersimpati atas
musibah gempa di di Sulteng. Sebenarnya kami dari awal pasca musibah akan
menyerahkan bantuan, tetapi pada waktu itu informasi yang kami terima masih
chaos dan kami menunggu waktu tenang sambil mengumpulkan teman-teman, namun
tidak semua bisa hadir disini, semoga kami bisa mewakili teman- teman yang ada
di kelompok kami, Forum Koprasi ini berjumlah 150 koprasi dan bantuan yang kami
serahkan ini mungkin agak terlambat,” jelas Iryad Muchtar.
Koperasi
besar yang hadir yakni Ketua Pengurus Koperasi Sejahtera Bersama Iwan Setiawan,
Ketua Pengurus Kospin Jasa Andy Arslan Djunaid, Pengurus Mandiri Hate Care
Yasguna, Ketua Pengurus Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia Kamaruddin
Batubara, Yuni Direktur PT Berka Dua Misi, dan Ketua Koperasi Bersama Bogor.
Pada
kesempatan itu Sekprov Hidayat menjelaskan kondisi dan progres penananganan
pasca bencana saat ini. Pemerintah saat ini sedang fokus ke hunian sementara
untuk para korban, selain itu pemerintah juga saat ini sedang mendorong bantuan
dana cash melalui lembaga terkait untuk modal usaha.
“Kami
telah melakukan pendataan terhadap masyarakat yang memiliki usaha yang sampai
saat ini belum bisa menjalankan kembali usahanya akibat rumahnya rusak dan
sudah tak memiliki modal usaha ataupun barang barang penunjang usahanya hilang
 pascagempa,” terang Hidayat. 
Atas
nama Gubernur, Sekprov mengucapkan terimakasih atas bantuan dan dukungan yang
diberikan dan tak ada kata terlambat dalam hal memberikan bantuan, karena
sampai saat ini pemerintah masih terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat
yang berdampak bencana.**

Berita terkait