Wabup Minta Awasi Anak Didik

banner 728x90

Pentas Seni di Timsel

Sumber: Humas Parmout

WAKIL Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai SE meminta
para guru dan pihak sekolah mengawasi aktifitas anak didik di sekolah
masing-masing. 
Tidak hanya guru dan pihak sekolah, Badrun
Nggai juga meminta orang tua ikut berperan mengawasi setiap aktifitas putra
putrinya saat berada di luar rumah.
Menurut wabup,
pesatnya arus teknologi informasi saat ini, anak-anak sangat rentan terpengaruh
oleh hal-hal negatif.
“Oleh karena itu saya
minta para guru dan orang tua, tolong awasi anak-anak kita. Kalau di sekolah
peran guru yang melakukan pengawasan. Setelah mereka kembali ke rumah, orang
tua harus ikut berperan mengawasi anak-anaknya, jangan sampai terpengaruh oleh
hal-hal negatif, seperti yang lagi marak yaitu Narkoba,” kata Wakil Bupati
Badrun Nggai ketika menghadiri acara Pentas Akhir Tahun Ajaran 2018-2019
tingkat Kecamatan Tinombo Selatan (Timsel) dipusatkan di desa Sigenti Selatan,
Selasa (25/06/2019).
Wakil Bupati berharap
dengan koordinasi yang baik antara tenaga pendidik dan orang tua siswa,
diharapkan anak-anak akan jauh dari pengaruh negatif. Menurutnya, semua
permasalahan kenakalan remaja yang jika kita tidak antisipasi sejak dini akan
memupus masa depan mereka.
“Olehnya, melalui
kesempatan ini saya menghimbau kepada para orang tua untuk melakukan kontrol
serta pengawasan ekstra kepada anak-anaknya agar terhindar dari hal-hal yang
merusak, dan tidak mudah masuk dalam pergaulan bebas serta perilaku
menyimpang,” imbaunya.
Badrun juga berharap
dengan adanya pendidikan anak usia dini dapat memberikan kontribusi besar,
jelas da terarah kepada para generasi penerus daerah ini.
“Tentunya generasi
yang kita harapkan adalah generasi yang memiliki akhlakul karimah dan memiliki
kecerdasan yang tinggi dalam menyikapi kebutuhan dan problematika kehidupan
saat ini dan masa mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Adrudin Nur SPd, MSi
mengatakan, Pentas Akhir Tahun kedapan wajib diikuti oleh seluruh murid.
“Jangan ada lagi salah
satu sekolah memilih murid untuk ditampilkan, semua wajib ikut sebab kami bisa
melihat perubahan karakternya dan tangungjawab anak-anak ini, mental mereka
harus diuji. Saya harapkan orang tua jangan hanya mendampingi anaknya di
sekolah PAUD atau TK saja tetapi sampai di tingkat SD dan SMP,” kata Adrudin.
Ia juga berpesan
kepada kepala sekolah paud dan kepala SD agar menyeleksi dengan baik proses
penatamatan siswa PAUD sebelum usianya tanggal 1 Juli 6 tahun.
“Kalau belum cukup
usianya untuk masuk ke SD, mohon untuk tidak ditamatkan dulu, sebab ini akan
mempengaruhi mental dan pikirannya,” pintanya.**

Berita terkait