Ahmad M Ali: Pengusiran Korban Bencana dari Huntara, Itu Biadab!

  • Whatsapp

Muat Lebih

Ahmad Hi. M Ali
Reportase/editor: Ikhsan madjido/Andono wibisono
KETUA FRAKSI Partai Nasdem DPR RI, Ahmad Hi. M Ali begitu mendengar ada 46 KK
korban bencana alam 28 September 2018 lalu diusir oleh pejabat pemerintah Palu,
langsung murka. Ia dengan berualng kali menegaskan bahwa tindakan itu sangat
biadab. ‘’Saya tegaskan itu biadab. Tidak manusiawi. Dari sini saya nilai ini
benar-benar pendekatan kebencanaan di daerah ini tidak berperspektif kemanusian
tapi hanya melihat dari sisi yang sempit sebagai obyek dari bencana. Terus
terang saya membaca youtobe kaili post langsung tersinggung dan sedih,’’
terangnya berapi-api.

Pemerintah sebaiknya harus merubah pendekatan penanganan kebencanaan
yang lebih kemanusiaan. Lembaga-lembaga perlindungan kemanusian pasti sangat
tersinggung dengan insiden itu, terang Ahmad Hi. M Ali lagi. Ia berharap
tindakan-tindakan yang tidak perlu, bahkan blunder dan tidak berprikemanusiaan
dapat segera disudahi.
Sebagai wakil rakyat dari Sulawesi Tengah, Ahmad Hi. M Ali akan
mengevaluasi setahun penanganan kebencanaan di Padagimo Sulteng sejak mulai
tanggap darurat, hingga tahap RR (rehabilitasi dan rekonstruksi).

‘’Bagaimana dengan dana-dana yang sudah disalurkan. Kalau belum
disalurkan dimana masalahnya? Problem dasar apa sampai menjelang setahun ini
masih ada yang tinggal di tenda-tenda yang sesuai pendekatan PBB harusnya
sampai tanggap darurat. Kok ini masih ada, miris saya dan sedih. Apalagi warga
yang sudah di Huntara kok diusir dikeluarkan. Tolong jangan main-main dengan
kemanusiaan,’’ ujar Bendahara Umum DPP Nasdem asal Desa Wosu, Kecamatan Bungku
Kabupaten Morowali itu.

Ia berjanji akan datang ke Pemkab Sigi, Pemkot Palu, Pemkab Donggala
dan Parigi Moutong guna mendengar problem dasar penanganan bencana alam,
tsunami dan likuifaksi. ‘’Begitu juga dengan relaksasi bagi debitur yang
terdampak bencana. Jangan hanya relaksasi tapi juga harus sudah saatnya kredit
dikucurkan besar-besaran untuk membangkitkan perekonomian,’’ terangnya.**

Pos terkait

banner 580x60