terus melakukan peningkatan kualitas jalan utamanya di jantung ibukota, yakni
Kecamatan Bungku Tengah. Kali ini, jalan poros kompleks Kota Terpadu Mandiri
(KTM) yang menjadi sasarannya. Tepat di depan SMA Negeri 2 Bungku, jalan poros
KTM di cutting atau digali yang bertujuan agar jalan menjadi rata.
SMAN 2 Bungku dikhawatirkan bakal terancam tergerus sedikit demi sedikit akibat
dalamnya galian jalan.
Kepala SMAN 2 Bungku, Sitti Rabiyah Laonu mengatakan, jika tak
ditanggul atau ditalud, maka dikhawatirkan akan terjadi longsor sedikit demi
sedikit yang mengancam bagian depan sekolah dan bisa berimbas pada seluruh
bangunan dalam jangka panjang.
![]() |
“Ini kalau tidak ditalud atau ditanggul, kami khawatir bisa
longsor, karena saya lihat ini sangat dalam galian jalannya, semoga saja
instansi terkait mempertimbangkannya” ungkapnya.
dikonfirmasi Senin (29/7/2019) terkait hal itu mengatakan bahwa pihaknya memang
sudah menyiapkan rencana untuk melindungi sekolah dengan talud dan akan membuat
jalan masuk dari bawah setelah pembangunan jalan rampung.
jalan masuk sekolah, karena trase ruas ini masih cukup tinggi sehingga kami
turunkan, kita sama-sama berdo’a semoga pekerjaan ini lancar tidak ada
halangan” tandas Rustam. ***










