SULTENG, 18 September 2026 – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengajak Kamar Dagang dan Industri Indonesia memprioritaskan hilirisasi di bidang pertanian, perkebunan dan perikanan. Dan tak hanya fokus pada pertambangan.
Hal itu ditekankan Wakil Gubernur Reny A Lamadjido saat pelantikan pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Tengah masa bakti 2026–2031. Reny menyebut, Sulteng memiliki kekayaan sumber pertanian dan kelautan serta perkebunan yang dapat menjadi pasar global. ‘’Pemprov siap berkolaborasi,’’ tegasnya.
Wagub menyebut pengembangan ekonomi daerah tidak cukup hanya mengandalkan sektor pertambangan. Potensi pertanian, perkebunan dan perikanan juga perlu dikembangkan secara serius agar mampu memberikan nilai tambah serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
1.000 UMKM SULTENG
Reny memberi kabar rencana pertemuan sekitar 1.000 UMKM se-Sulteng 28 September mendatang. Kegiatan tersebut diarahkan untuk mendorong pelaku UMKM agar lebih siap memasuki pasar ekspor melalui penguatan kapasitas dan akses pasar. ***








