Tutup Perlombaan dan Kontes Ternak Ke VIII, Wagub Sulteng Himbau Tingkatkan Populasi Sapi Daerah

  • Whatsapp
Sumber: Humas Pemprov

Kegiatan Lomba dan Kontes ternak tingkat Provinsi Sulawesi
Tengah yang ke VIII, Pagi tadi Jumat (30/08/19) Pukul 10.00 Wita Secara resmi
ditutup oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah H.Rusli Dg Palabbi,SH.MH.

Kontes
ternak yang merupakan kegiatan reguler yang setiap tahun di gelar ini, di ikuti
Sebanyak 11 daerah dari 13 kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah, kontes ternak
ini berlangsung di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perbibitan Ternak Jalan
Poros Palu Palolo, Desa Sidera, Kecamatan 
Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Dari 13 Kab/Kota hanya dua Daerah yang
tidak mengirimkan peserta yaitu Kabupaten Buol dan Kabupaten banggai laut.
Gubernur
Sulawesi Tengah Drs.H.Longki Djanggola.M.Si dalam sambutan tertulisnya yang
dibacakan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Rusli Dg Palabi mengatakan, kontes
ternak ini merupakan yang kedelapan kali digelar oleh Dinas Peternakan Provinsi
Sulteng memiliki tujuan untuk memberi motivasi ke para peternak dalam
membudidayakan ternak sapi, kambing dan dombanya sehingga mampu menghasilkan
mutu genetik ternak berbasis sumber daya lokal, membantu memasarkan
ternak-ternak terbaik.
Melalui
sambutan tertulisnya Gubernur juga menyampaikan, lomba dan kontes ternak kali
ini mengangkat tema “melalui lomba dan kontes ternak kita wujudkan sumber daya
manusia dan perbibitan ternak yang berkualitas menuju sulawesi tengah sejuta
sapi. Tema ini mengacu pada  undang-undang
no 41 tahun 2014 tentang peternakan dan kesehatan hewan, yang mana pemerintah
wajib melakukan pengembangan usaha pembenihan dan atau pembibitan dengan
melibatkan peran serta masyarakat. “Kata Gubernur melalui sambutannya.

Selain
itu Gubernur juga menegaskan, baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah
memiliki kewajiban memfasilitasi pengelolaan sumber daya genetik hewan. khusus
di Sulawesi Tengah,  Gubernur berharap
agar semua pihak tekait fokus mengembang biakkan sapi donggala sebagai salah
satu kekayaan  sumber daya genetik hewan
lokal sulawesi tengah.
Lebih
lanjut Gubernur mengungkapkan, berdasarkan angka tetap bps Sulawesi Tengah tahun 2018, populasi sapi di Sulteng
berjumlah 343.600 ekor, dengan jumlah ini Sulteng masih  defisit cukup banyak sapi dari target sulteng
sejuta sapi yang dicanangkan selama kurun waktu tahun 2016 sampai tahun 2019.
oleh
karena itu, upsus siwab (upaya khusus sapi indukan wajib bunting) mesti terus
digalakkan, diantaranya dengan mengintensifkan inseminasi buatan, melakukan
pengawasan terhadap pengeluaran ternak antar pulau, dan pengendalian pemotongan
betina produktif yang merupakan implementasi dari peraturan daerah no. 2 tahun
2017. Kata Rusli Dg Palabbi Saat menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Sulteng
Selain
itu dalam upaya peningkatan populasi menuju sulteng sejuta sapi masih banyak
hal yang perlu ditingkatkan, seperti menambah jumlah petugas inseminator,
petugas pemeriksa kebuntingan (pkb), asisten teknis reproduksi (atr) dan
petugas recorder.
Pada
kesempatan itu Wagub yang mewakili Gubernur menghimbau ke insan peternakan,
untuk terus tingkatkan populasi sapi daerah dengan memperluas penerapan
inseminasi buatan sebagai kebutuhan bukan paksaan, dan intensifikasi kawin
alam, serta melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan pembinaan hijauan pakan
ternak dan penanganan gangguan reproduksi.
Pada
Kesempatan yang sama Kepala Dinas Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah Ir.Maya
Malania Noor.MT kegiatan perlombaan dan konyes ternak ini digelar sejak tanggal
28 Agustus dan berakhir hari ini 30 agustus, selain perlombaan dan kontes
ternak kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pameran produk peternakan yang di
ikuti oleh pelaku usaha peternakan, pelaksanaan IB gratis, pelayanan kesehatan
hewan berupa vaksinasi rabies dan pengobatan gratis dan cipta lomba cipta
produk olahan peternakan yang di ikuti oleh para pelaku usaha peternakan
Kab/Kota.
Selain
di hadiri Wakil Gubernur Penutupan Perlombaan dan Kontes ternak ini di hadiri
Muspida Kab.Sigi, Kadis Peternakan dan Keshatan Hewan Kab Banggai, Parimo dan
Kab Donggala, serta kepala Dinas pertanian yang membidangi Fungsi peternakan
Kab/Kota, Serta pejabat lintas sektor terkait lainnya.***

Pos terkait

banner 580x60