KPU Sulteng Luncurkan Pilgub Sulteng Tahun 2020

Palu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) resmi luncurkan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2020, di Hotel Best Western Plus Coco Palu, Minggu,( 15/12/2019).

Tampak hadir Komisioner KPU RI Viryan Aziz, Wakil Gubernur Sulteng Rusli Baco Dg Palabbi, Ketua DPRD Sulteng Hj. Nilam Sari Lawira, Danrem 132 Tadulako, Polda Sulteng, Kemenkum HAM Sulteng,  Pimpinan Partai Politik di Sulteng,  Pimpinan Media Masa dan jajaran KPU Kabupaten/Kota se Sulteng.

Bacaan Lainnya

Turut hadir pula Komisioner KPU dari Provinsi sahabat, yaitu KPU DKI Jakarta,  KPU Kalimantan Selatan  KPU Kalimantan Tengah.

Peluncuran Pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng ditandai dengan pemukulan Gimba bersama. Ditetapkan Pilgub Sulteng akan dilaksanakan pada 23 September 2020.

Ketua KPU Sulteng Tanwir Lamaming dalam sambutannya mengatakan, pasca bencana 28 September 2018 menjadi tantangan bagi jajaran penyelenggaran pemilu dalam melaksanakan segala tahapan pemilihan, sehingga perlu kerja keras agar bisa terlaksana maksimal.

Tanwir mengatakan opitimis berkat dukukang semua pihak pemilihan kepala daerah bisa terlaksanan baik dukungan.

” Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2020 yang ada didepan mata, inshaAllah kita berhasil. Saya percaya berkat dukungan seluruh elemen masyarakat,  Sulteng pasti bisa, ” kata Ketua KPU Tanwir Lamaming.

Sementara itu, Komisioner KPU Viryan Aziz mengatakan, pemilihan kepala daerah bagian dari proses pembangunan politik. Sehingga kucuran anggaran sebesar 185 Miliar untuk pemilihan pimpinan daerah di Sulteng demi meningkatkan kualitas pemilihan.

Viryan mengatakan, secara fisik Pilkada tidak bisa menghasilkan bangunan gedung, infastrustrur jalan, pendidikan dan menyelesaikan masalah kemiskinan.

” Tetapi sebagai langkah strategis melaui Pemilu dan Pilkada masyarakat dapat memilih secara langsung elite politik pemimpinnya yang nanti akan menentukan pembangunan jalan, pembangunan gedung dan membantu masyarakat miskin,”

Pada kesempatan itu, Viryan berharap pemilihan kepala daerah sebagai norma berdemokrasi di Indonesia agar sebisa mungkin diefektifkan. Ditambah kucuran anggaran memadai harus mewujudkan demokrasi yang berkualitas dan berintegritas bagi masyarakat di Sulteng.

” Maka poinnya, mari kita efektifkan. Kucuran anggaran yang memadai ini mari kita bersama-sama mewujukan Pilkada sebagai pembangunan politik yang  berkualitas dan berintegritas bagi masyarakat di Sulteng tahun 2020,” tutur.

Kepada jajaran KPU tingkat Provinsi hingga KPPS, Viryan berpesan agar senantiasan berpengang teguh prinsip integritas, kerja keras  dan sinergitas.  Berintegritas, maka semua pihak pasti akan menghargai segala proses yang dilakukan.  Kerja keras diartikan bahwa pelaksanaan pemilihan harus memberikan yang terbaik, bekerja optimal dan sunguh-sungguh. Sementara, sinergitas diakui bahwa penyelanggara tidak bisa bekerja sendiri, olehnya dibutuhkan kerjasama stakeholder guna mewujudkan keinginan kita bersama.

” Jajaran Kepolisian, TNI, Kesbangpol, Tokoh Pendidikan, Tokoh agama dan Tokoh masyarakat kami yang berada pada semangat yang sama,” kata Viryan. ***

Reporter: Supardi  

banner 728x90

Pos terkait