Lambat Tertangani, Akhirnya Bayi Terbuang di Kota Palu dipanggil Sang Pencipta

banner 728x90

Palu,- Sungguh malang nian nasib seorang bayi yang tak diinginkan oleh kedua pasangan di kota Palu ini. Akibat lambat tertangani, janin lahir dalam keadan prematur tersebut, akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakir Undata, Kamis (5/12/2019) Sekitar pukul 12.30 wita.

Kapolsek Palu Timur, Iptu Laata dikonfirmasi melalui via whats app membenarkan hal tersebut. Menurutnya, hal itu disebabkan karena terlalu lamanya bayi itu berada dalam dos. Belum lagi si penemu membawanya ke kediamannya.

“Bayi yang ditemukan di depan RS. Undata itu telah meninggal dunia sekitar pukul 12.30. Hal itu disebabkan lambat penanganannya. Karena mungkin sudah lama di masukan di dalam dos. Kemudian masih dibawa kerumah yang menemukan. Setelah itu dilapor kepada kami polsek, baru kami bawa ke RS, ” jelasnya.

Berdasarkan laporan intel yang masuk melalui whats app Iptu Laata, sekitar pukul 15.15 wita. Bahwa bayi di temukan pagi tadi di depan rumah sakit Undata Palu, telah meninggal dunia.

“Saat ini mayat tersebut berada di ruangan Mayat RS.Undata Palu. Untuk tindakan selanjutnya, ” jelasnya.

Kronologis kejadiannya dalam release grup WA Polres Palu sebelumnya, bahwa bayi berjenis kelamin perempuan tersebut, pertama kalinya ditemukan oleh Randi (24 tahun) saat melintas di depan rumah sakit Undata palu, Kamis (5/12/2019) sekitar pukul 01.00 wita.

Saksi melihat sebuah dos tergeletak dipinggir jalan RS. Undata. Setelah membukanya, ternyata berisikan seorang bayi dalam keadan masih bernafas.

Selajutnya dia membawa bayi tersebut kerumah ketua RT III di griya tadulako. Kemudian ketua RT tersebut mengubungi pihak kepolisian polsek palu timur.

Beberapa menit kemudian, angota polsek palu Timur yang dipimpin kapolsek IPTU La ata,SH mengambil bayi tersebut dan membawa bayi malang itu kerumah sakit Undata Palu untuk mendapat perawatan medis.

Kapolres Palu, AKBP H.Moch Sholeh,SIK.SH.MH membenarkan bahwa telah ditemukannya bayi berjenis kelamin perempuan di dalam dos depan rumah sakit Undata Palu.

“Saya selaku kapolres palu tidak akan tinggal diam dengan kasus tersebut,yang pasti kami masih mendalami kasus tersebut siapa sebenarnya seorang lbu tega membuang bayinya.”Tegas orang nomor satu dipolres Palu tersebut.***

Reporter: Firmansyah Lawawi

banner 300x90

Pos terkait

banner 580x60