Pemkot Palu Kembali Sosialisasikan Lomba Kawasan Adipura

banner 780x80

Palu,- Target besar pemerintahan Hadianto Rasyid guna mendorong kota Palu meraih adipura perlu mendapatkan apresiasi. Hari ini, Minggu (12/09/2021) meskipun hari libur, Wali kota Palu, H. Hadianto Rasyid turun bersama Tim Perempuan Adipura kota Palu kembali melakukan sosialisasi Lomba Kawasan Adipura yang dilaksanakan di dua titik, yakni kecamatan Palu Timur dan kecamatan Mantikulore.

Dalam arahannya, Wali kota Hadi yang didampingi Ketua Tim Perempuan Adipura Kota Palu Diah Puspita menyebut, bahwa tantangan membawa kota Palu menjadi kota Adipura sangat besar dan butuh support dari masyarakat, sehingga dengan adanya Perempuan Adipura diharapkan bisa bekerja sama.

“Berbicara Adipura bukan hanya berbicara persoalan sampah, namun juga keindahan, kerapian, maupun ketertiban. Dibutuhkan usaha yang besar,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya seremonial semata, tapi pihaknya ingin membuat kota Palu bersih, nyaman, tertib, bahkan meraih Adipura tahun 2023 mendatang. Olehnya dibutuhkan peran serta dari semua masyarakat.

Minimal, katanya dimulai dari lingkungan keluarga terlebih dahulu seperti membuang sampah pada tempatnya, membersihkan lingkungan rumah dan juga tindakan lainnya.

“Kalau kita tidak menumbuhkan kesadaran, jangan harap kita meraih Adipura,” tekannya.

Ia berkomitmen akan membuat standar penilaian dalam Lomba Kawasan Adipura ini sehingga total hadiah yang didapatkan untuk kelurahan yang terbaik, sebanding dengan hasil penilaiannya.

Pada tahun depan, Pemerintah kota Palu menyiapkan total hadiah sebesar Rp 2 miliar untuk tiga kelurahan terbaik dengan rincian terbaik I mendapat Rp 1 miliar, terbaik II mendapat Rp 600 juta, dan terbaik III mendapat Rp 400 juta.

“Tujuan kita bukan hanya Adipura dan lainnya, tapi bagaimana kita ingin mewujudkan kota kita bersih, nyaman, dan indah. Ini pekerjaan yang betul-betul serius,” imbuhnya.

Dalam kegiatan ini, Wali kota Hadi berkesempatan membeli hasil karya masyarakat kelurahan Tondo berupa tempat duduk yang terbuat dari kumpulan botol air minum bekas yang diolah sedemikian rupa. ***

Reporter: Zein Fatur Ramadhan

Pos terkait