Anleg Sebut Revitalisasi Lapangan Sepak Bola Palu, Tidak Urgen

Palu,- Revitalisasi lapangan sepak bola yang ada di Kota Palu, menuai kecaman dari anggota DPRD Palu. Pasalnya, program dari Walikota Palu tersebut, sifatnya tidak berskala prioritas bagi daerah dan masyarakat.

“Banyak program yang sifatnya urgen buat masyarakat. Namun diprioritaskan revitalisasi lapangan sepak bola. Bahkan anggarannya cukup fantastis, 1 milyar lebih,” tandas Mohamad Syarif saat rapat kerja bersama Pemkot Palu, dengan agenda membahas tanggapan aspirasi dan pengaduan masyarakat atas pelaksanaan reses cawu III Tahun 2021, di ruang utama kantor DPRD Palu, Senin (15/11/2021).

Bacaan Lainnya

Dalam rapat Badan Anggaran DPRD Palu sebelumnya sebut Mohamad Syarif, pihaknya telah memperdebatkan manfaat yang sangat mendasar Revitalisasi lapangan sepak bola bagi kepentingan segenap masyarakat.

Malah pembangunan kantor kelurahan sebagai fasilitas pelayanan dasar bagi masyrakat tidak dimasukan dalam program. Sementara, menurut Syarif, anggaran Revitalisasi satu lapangan sepak bola, bisa membangun satu lurah.

Dalam penyusunan anggaran kedepannya, Mohamad Syarif berharap agar anggota legislatif, agar memperhatikan skala prioritas untuk kebutuhan daerah. Dimana bisa bermanfaat dan dirasakan segenap masyarakat. Bukan hanya sekedar program visi misi saja.

Dia juga menekankan agar program anggota DPRD yang merupakan aspirasi dari masyarakat yang dititipkan melalui reses, hanya diukur sebatas nilai dari ketentuan TAPD.

“Kami tidak ingin dicerca oleh masyarakat sebagai pembohong. Padahal, pokok pikiran merupakan amanat dari undang-undang. Jika tidak bisa terakomodir, bisa dimasukan dalam teknokrat. Jangan mengukur kinerja DPRD hanya sebatas pokok pikiran saja,” pungkasnya.***

Reporter: Firmansyah Lawawi

Pos terkait