Kepala Disperindag Kota Palu soal Stok Minyak Goreng: Tidak Ada Subsidi

Suasana antrean warga di Pasar Murah Palu, Rabu (16/3). Foto: Tim PaluPoso
banner 728x90

Palu,- Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota palu, Ajengkris mengungkapkan perencanaan awal minyak goreng yang akan disalurkan pada operasi pasar murah sebanyak 10 Ton, namun, yang ada hanya 5 Ton yaitu merek Viola.

“Kemudian kenapa yang lain tidak masuk itu karena kebijakan pemerintah tadi malam, berarti selama ini tidak ada subsidi. Kemarin dikeluarkan oleh pemerintah bahwa minyak goreng akan disesuaikan oleh harga pasar. Jadi nanti seenaknya para pedagang menaikkan harga,” katanya saat ditemui dilokasi pelaksanaan pasar murah di Pasar Bambaru, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, pada Rabu (16/3/2022).

Baca Juga

Ajengkris menjelaskan, jika memang tidak ada subsidi pemerintah terkait minyak goreng tersebut, mengapa hal ini tidak diberitahukan sejak awal bahwa akan disesuaikan dengan harga pasaran.

“Kenapa tidak dari awal diberitahukan bahwa di sesuaikan dengan harga pasaran, jangan nanti habis stok baru muncul lagi kebijakan baru, kalau begini bagaimana sama masyarakat yang nantinya akan menghadapi bulan suci Ramadhan,” jelasnya.

Saat ditanya terkait antisipasinya terhadap kelangkaan minyak goreng tersebut, ia justru dengan tegas mengatakan apa yang mau diantisipasi jika stoknya saja kosong.

“Untuk menghadapi antisipasi kelangkaan kedepannya pasti tambah parah karena mau diantisipasi bagaimana kalau stok tidak ada,” tegasnya.

Ajenkris juga mengatakan Apalagi saat ini menjelang bulan Ramadan, otomatis masyarakat akan tetap membeli walaupun harganya sangat mahal.

“Dikarenakan kebijakan selalu berubah-ubah berapapun harga minyak goreng dengan stok terbatas pasti masyarakat akan beli karena memang dibutuhkan di bulan suci Ramadan,” katanya.

Olehnya, ia berharap pada hari ini dengan adanya operasi pasar minyak goreng sebanyak 3 ton dapat menutupi sementara kebutuhan sebagian masyarakat.

Selain itu, Disperindag juga berharap agar pemerintah pusat segera menyampaikan kepada pabrik-pabrik minyak goreng untuk menyiapkan stok lapangan ke daerah-daerah. ***

Sumber/editor: kumparan.com/riki

Berita terkait