“semoga melalui momentum peringatan hari keluarga ini, kualitas keluarga dapat terus meningkat sebagai upaya mewujudkan gerak cepat menuju Sulawesi Tengah lebih sejahtera dan lebih maju.”ujar novalina
Ia pun mengatakan peringatan hari keluarga tahun ini, yang seiring dengan terbitnya instruksi presiden nomor 3 tahun 2022 tentang optimalisasi kampung keluarga berkualitas, telah memberikan amanah dan tanggungjawab kepada kita semua selaku penyelenggara pembangunan untuk menciptakan para keluarga menjadi keluarga berkualitas guna mewujudkan generasi emas di tahun 2045.
“Olehnya peringatan hari keluarga nasional (HARGANAS) ke-31 ditahun ini mengusung tema, “keluarga berkualitas menuju indonesia emas”.ucap sekprov novalina.
Lebih lanjut sekprov Novalina menjelaskan kita sadari bersama bahwa saat ini Sulawesi Tengah masih dihadapkan pada tantangan yang berat dengan permasalahan angka prevalensi stunting yang masih cukup tinggi diatas rata-rata nasional.
Sehingga hasil survey kesehatan indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi stunting Sulawesi Tengah sebesar 27,2 persen, sedangkan nasional 21,5 persen. ini menjelaskan bahwa di Sulawesi Tengah ketika terjadi 100 kelahiran anak, maka terdapat 27 anak yang stunting.
Selain itu, hasil survey kesehatan indonesia (SKI) juga menunjukkan masih tingginya angka wasting atau gizi buruk sebesar 12,9 persen, dan underweight atau gizi kurang sebesar 24,4 persen, serta overweight atau gizi lebih sebesar 2,6 persen.
“Maka dari itu mari kita bersama-sama besinergi dan berkolaborasi mengurangi Stunting dan mencari jalan keluarnya.”ajak Novalina








