SULTENG – Eksistensi dan pergerakan organisasi keagamaan Muhammadiyah di Provinsi Sulawesi Tengah banyak mengambil peran sejarah. Bahkan, mendorong proses berdirinya Provinsi Sulawesi Tengah.
Gubernur Sulteng diwakili Sekprov Novalina, mengikuti acara peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah di gedung JCC, Ahad (30/11). Acara dihadiri Ketua DPRD Sulteng H. Arus Abdul Karim, unsur forkopimda, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulteng H. Muh Amin Parakkasi, S.Ag., M.H.I beserta jajaran pimpinan organisasi otonom Muhammadiyah.
Di hadapan kader, pengurus dan keluarga besar Muhammadiyah, Sekprov menyampaikan salam hormat dan apresiasi setinggi-tingginya dari Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si atas peringatan milad ke-113 Muhammadiyah, organisasi Islam tertua dan terbesar di Indonesia.
Menurutnya, pergerakan Muhammadiyah telah banyak berjasa dalam membangun peradaban umat lewat gerakan dakwah dan pendidikan, termasuk dalam menyebarkan ajaran Islam yang penuh kasih sayang atau Rahmatan Lil’alamiin.
Olehnya itu, Muhammadiyah diharapkan terus menjadi mitra pemerintah dalam sinergitas memperkuat moderasi beragama, meningkatkan kualitas SDM dan mengakselerasi pemerataan layanan sosial yang inklusif, khususnya di wilayah Sulteng.
“Saya yakin Muhammadiyah akan terus menjadi pilar penting bagi terciptanya Masyarakat Sulawesi Tengah yang maju dan sejahtera,” ucap Sekprov Novalina membacakan sambutan gubernur. ***








