Selama tahun anggaran 2025, Pemprov Sulteng mesti efisiensi anggaran. Amanat Keppres 01/2025 yang viral membuat kelimpungan semua kepala daerah baru yang dilantik. Termasuk Sulteng. Akibatnya, Anwar-Reny memperoleh penghematan kurang lebih Rp353 miliar dan dialihkan ke BERANI CERDAS DAN BERANI SEHAT.
Kalau mau jujur, hanya dua program strategis itu yang ‘murni dari visinya’ berjalan sukses. Karena apa? Diuntungkan dengan kebijakan nasional yaitu efisiensi anggaran. Bayangkan kalau tidak ada kebijakan nasional itu? APBD telah memasuki TW I? Memang dapat direvisi tapi akan banyak dinamika di DPRD nantinya. Anwar – Reny diselamatkan atau diuntungkan sebenarnya dengan kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat. Ia punya legecy secara mudah ‘merombak’ postur APBD.







