Jelang Setahun Anwar – Reny Pimpin Sulteng, Mau yang Jujur? Mari Diskusikan….

  • Whatsapp


Berikutnya, Anwar – Reny populer dengan dukungan sumber daya digital di sosial media (influencer dan konten positif yang masif) sebagai pemimpin yang smart, fresh, alim, santun dan tegas.

Di luar itu, Anwar – Reny masih sama belum dapat banyak bergerak menaikkan tekanan mesin birokrasi dengan kecepatan sprint kuda pacuan. Karena pelumas diefisiensi, mesin melambat dan bahkan bergerak dengan rutinitas. 


31 Desember 2025, ia merombak kabinetnya (perspektif politik) di birokrasi. Semua ditukar dan tertukar tempat. Kenapa tertukar? Ya karena ada yang ahli pertanian tak dimaksimalkan menggenjot ketahanan pangan nasional dari Sulteng. 


Yang ditakuti malah mengendor semangat birokrasi. Nalarnya sederhana; pejabat baru akan membangun relasi baru di kementerian untuk membujuk  ‘program dan kegiatan APBN masuk ke Sulteng’ ingat lobi kadang bisa memutar arah jarum jam yang seremonial. 


Tapi, Anwar sebagai gubernur dengan di sosmed menyebut bahwa jabatan adalah amanah Tuhan dan pemimpin. Yang tidak menjalankan berarti mengingkari amanah Tuhan dan amanah pimpinan. Padahal, sempat gaduh ‘satu pejabat menerima surat perihal untuk dilantik’ tapi tak dilantik. Bahkan, gaduh makin melebar ada pejabat satu OPD semua diganti !!! Anwar dan Reny mau membersihkan residue lama? Atau akomodatif titipan Timses? 


APBD Tahun 2026 telah berjalan 23 hari sejak awal ditetapkan. Defisit Rp1,2 triliun. Akibat dana transfer ke daerah (TKD) melorot tajam. Karena kebijakan efisiensi. Teriakan Anwar di forum kementerian dan DPRD gagal. Tetap pulang gigit jari, dipangkas triliunan. 

Berita terkait