JAKARTA – Efisiensi dan pengetatan fiskal pusat menciptakan dorongan kreativitas daerah. Termasuk Provinsi Sulawesi Tengah dan wilayah kabupatennya. Memiliki potensi ribuan hektare pohon kelapa kualitas internasional, Sulteng mengajak Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas hilirisasi kelapa. Juga dengan potensi Danau Paisupok Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep).
Demikian keterangan ke media oleh tim media Gubernur Anwar Hafid (15/1/2026). Pertemuan diselenggarakan kemarin (14/1/2026) di Jakarta. Gubernur Anwar Hafid memaparkan rencana hilirisasi komoditas kelapa serta pengembangan potensi pariwisata Danau Paisupok.
Anwar Hafid menjelaskan kunjungan bertujuan memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap agenda pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan petani. Hilirisasi kelapa dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian, sementara Danau Paisupok diproyeksikan sebagai destinasi unggulan pariwisata Sulteng.
“Kedatangan kami ke Bappenas ini untuk menyampaikan renacna hilirisasi kelapa dan juga membahas potensi pariwisata kami, danau Paisupok. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk kemajuan daerah kita khususnya bagi masyarakat dan petani kita,” ungkapnya.
Kementerian PPN melalui Staf Khusus Menteri PPN, Sukmo Harsono menyebut perencanaan yang baik akan menghasilkan keputusan terbaik juga untuk kemaslahatan rakyat.
“Kami pada dasarnya berterima kasih kepada Pak Gubernur karena melibatkan kami dalam upaya memajukan daerah. Tentunya perencanaan yang baik akan menghasilkan keputusan yang baik pula,” ucap Sukmo. ***







