Pohon Taman GOR Palu Ditebangi, Aktivis Lingkungan Protes di Sosmed 

  • Whatsapp
Pembangunan Taman GOR Palu Menebang Pohon yang diperkirakan usianya mencapai 100 tahun dikritik pegiat lingkungan dan seni. Mereka meminta Palu sudah makin panas dan suhunya tingkat kelembaban makin menguatirkan. Foto/kailipost.com

PALU, 12 Agustus 2026 – Kota Palu Sulawesi Tengah kini suhunya rata rata Suhu udara di Palu saat ini adalah 32°C, tapi cuaca terasa seperti 36°C, tingkat kelembapan udara mencapai 58%, dan angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan 5 mph. 


Kemarau melengkapi Palu sebagai kota di garis Khatulistiwa. Situasi ini mulai terasa sejak Juni lalu, hingga awal Agustus. Tak ada hujan. Jam 06.30 Wita matahari sudah menerangi lembah. 


Di sisi lain, pekerjaan pembangunan Taman GOR Palu dikritisi pegiat lingkungan hidup dan seniman. Di sosial media mereka mempertanyakan suara mesin pemotong batang pohon yang diperkirakan ratusan tahun. Taman GOR dikenal sejuk, rindang dan memiliki kenangan mereka. 

‘’SIlahkan membangun taman yang indah tapi jangan menebang pohon usia ratusan tahun. Taman indah tapi gersang. Vatulemo saja siapa mau joging jam 3 atau jam 4 sore? Dulu ada Pohon Beringin ditumbangkan,’’ ujar salah satu akun. 

JALUR DUA MOH YAMIN 

Kalangan aktivis seni dan lingkungan menyoal juga gersangnya pohon – pohon di tengah Jalur Dua – Jalan Moh Yamin. Pohon diganti dengan rumput mengering tak disiram dan berdiri ‘pendulang pajak’ menggantikan pohon, Videotron. Sepanjang jalan kurang lebih 2 KM nampak gersang, panas walau kelihatan luas. ***

Berita terkait