Suket Ahli Waris Ditetapkan Camat dan Lurah

  • Whatsapp
Reporter: Firmansyah Lawawi

Muat Lebih

KEPALA Bappeda Palu, Arfan menegaskan bahwa salah satu persyaratan untuk mendapatkan
dana bantuan
dari pemerintah
pusat,
khusus yang akan diberikan kepada ahli waris, yaitu harus mengantongi surat keterangan yang ditetapkan oleh pemerintah
setempat. Dalam hal ini adalah lurah dan camat. Sesuai format Permendagri.

Rabu (6/2/2019), Arfan menyatakan itu di acara
percepatan
penyaluran bagi ahli waris dan dana Stimulan masyarakat terdampak gempa bumi,
Tsunami dan Likuifaksi di ruangan Bantaya kantor Walikota Palu, Arfan
membeberkan persyaratan lainya, seperti surat keterangan kematian.

‘’Dalam hal ini, surat keterangan kematian tersebut,
menjelaskan bahwa memang benar korban meninggal atau hilang akibat bencana
alam, serta mengetengahkan lokasi kematianya, ” katanya.
Selain itu, jika korban belum memiliki kartu tanda
penduduk, maupun kartu keluarga atau masih dibawah umur. Bisa dibuatkan surat
keterangan dari pemerintah setempat. Dengan keterangan bahwa korban masih
dibawah umur.

Penyaluran dan bantuan untuk ahli waris tutur
Arfan, tidak berbentuk uang tunai. Namun melalui rekening Bank Mandiri.
Kriteria dari ahli waris tersebut menurut Arfan,
adalah karena adanya hubungan darah dengan korban bencana alam, adanya hubungan
perkawinan.

“Misalnya korban tersebut merupakan satu keluarga.
Otomatis item hubungan perkawinan terputus. Berarti poin hubungan darah
diberlakukan. Seperti pertalian darah dari suami istri. Dimana ahli warisnya
diberikan kepada saudara korban tersebut, ” jelasnya.

Olehnya, Arfan mengimbau kepada pemerintah
setempat untuk bergerak cepat dalam menuntaskan semua data korban jiwa.
Sehingga penyaluranya dapat direalisasikan secepat mungkin. Data terakhir
korban meninggal dan hilang untuk kota Palu, sebanyak 2663
. Giat tersebut dihadiri oleh Sekdakot Palu, Asri.
SH, perwakilan Bank Mandiri, kepala BNPB Palu, Presley Tampubolon serta camat
dan lurah sekota Palu.
**

Pos terkait

banner 580x60