Terkuak Fakta Hilang Kontaknya Sriwijaya Air SJ-182; Diduga Jatuh Karena Cuaca Buruk?

  • Whatsapp
Foto: ilustrasi/kailipost.com
banner 728x90 banner 728x90 banner 780x80

Jakarta,- Pesawat komersial Sriwijaya Air SJY-182/SJ-182 dengan registrasi PKCLC dilaporkan telah hilang kontak (lost contact) sekitar pukul 14.40 WIB atau 15.40 WITA Sabtu (09/01/2021) sore ini.

Pesawat tersebut hilang kontak saat baru saja lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, dengan tujuan penerbangan Pontianak. Hingga saat ini pencarian pesawat tersebut masih terus dilakukan, bahkan beberapa bukti telah ditemukan, seperti puing bagian badan pesawat hingga potongan celana jeans di sekitar pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

Berikut redaksi kailipost.com rangkum, fakta-fakta terkait hilang kontaknya Pesawat Sriwijaya Air SJY-182/SJ-182, Sabtu (09/01/2021);

Hilang Kontak Setelah 4 Menit Lepas Landas
Pesawat Sriwijaya SJ182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak di Kepulauan Seribu belum lama setelah baru saja lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta. Situs FlightRadar24 menyebut pesawat itu hilang kontak setelah empat menit terbang.

“Penerbangan Sriwijaya Air # SJ182 kehilangan ketinggian 10 ribu kaki dalam 1 menit, sekitar 4 menit setelah keberangkatan dari Jakarta,” tulis FlightRadar24 dalam akun twitternya.

Hilang Kontak di Sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Bambang Suryo Aji mengatakan posisi pesawat Sriwijaya Air tujuan Jakarta-Pontianak hilang kontak di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang.

“Kurang lebih jaraknya sekitar 1,5 hingga dua mil. Kalau dari Tanjung Kait itu kurang lebih tiga mil,” kata dia dalam konferensi pers yang dipantau di Jakarta, mengutip antaranews.

Sedang Dalam Investigasi
Hingga kini Kementerian Perhubungan masih melakukan investigasi dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Saat ini tengah dalam investigasi dan tengah dikoordinasikan dengan Basarnas dan KNKT. Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut jika sudah ada perkembangan lain,” ujar Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati, melansir detik.com.

Puing-puing Pesawat Ditemukan
Petugas dan warga menemukan kabel dan serpihan diduga milik pesawat Sriwijaya Air yang hilang kontak di perairan Pulau Laki Kepulauan Seribu. Puing-puing itu telah dievakuasi.

“Warga menemukan bagian kabel, saat ini sudah dievakuasi,” kata Wakil Ketua Dewan Kabupaten Seribu Jefri saat dimintai konfirmasi di Jakarta, Sabtu (9/1/2021) seperti dilansir Antara.

Puing tersebut ditemukan pada hari ini. Jefri mengatakan petugas gabungan dibantu sejumlah warga menyisir lokasi pesawat yang hilang kontak di sekitar Pulau Laki.

10 KRI-Penyelam TNI AL Dikerahkan
Detik.com melaporkan, upaya pencarian terus dilakukan dalam mencari pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Jakarta. Total 10 Kapal Republik Indonesia (KRI) bakal diterjunkan aparat malam ini.

Menurut Abdul, hingga saat ini sendiri sudah ada 4 KRI yang telah bergerak ke lokasi. Dia menyebutkan pihaknya malam ini akan tetap mengupayakan pencarian secara maksimal.

Ada Yang Melihat Pesawat Jatuh dan Meledak
Bupati Kepulauan Seribu Junaedi mengatakan ada warganya yang melihat pesawat jatuh di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Junaedi menyebut menerima informasi itu sekitar pukul 14.30 WIB. Juanedi mengatakan pesawat tersebut jatuh dan meledak.

“Iya katanya ada (pesawat jatuh) tadi jam 14.30 WIB. Mungkin saat ini sedang ada pencarian. Infonya ada (pesawat) yang jatuh, meledak di Pulau Laki,” ujar Junaedi melansir detik.com.

Diduga Jatuh Saat Hujan Deras (Cuaca Buruk)
Naki salah seorang nelayan mengatakan, mendengar suara dentuman sekira pukul 15.00 WIB dan sempat disangka suara guruh karena cuaca sedang hujan.

“Lagi hujan deras, memang lagi hujan, warga itu nyangkanya itu suara geledek, tahunya benturan itu suara kapal jatuh,” ujar dia.

Pesawat Berusia 26 Tahun
Inews melaporkan, berdasarkan data planespotters, pesawat beromor registrasi PK-CLC ini sebelumnya dioperasikan oleh maskapai asal Amerika Serikat (AS) yakni United Airlines dan Continental Airlines.

Pertama kali mengudara pada 13 Mei 1994, dan kin pesawat ini telah berusia 26 tahun 7 bulan.

Ada 62 Jiwa Dalam Pesawat
Distrik Manajer Sriwijaya Air Pontianak Faisal Rahman menyebut, ada 62 jiwa yang berada di dalam pesawat.

Jumlah tersebut terdiri dari 56 penumpang (dewasa 46, anak 7, bayi 3), dan enam awak kabin, seperti pilot dan pramugari.

Pencarian Dilanjutkan Besok
Petugas gabungan dari Kabupaten Kepulauan Seribu menghentikan sementara proses pencarian Pesawat Sriwijaya Air SJ SJ-182 yang jatuh di sekitar perairan Pulau Laki, Kelurahan Pulau Tidung.

Lurah Pulau Tidung Hafsah kepada Sindonews mengatakan, proses pencarian pencarian Pesawat Sriwijaya Air dengan rute Jakarta-Pontianak tersebut dihentikan sementara karena faktor cuaca buruk. Pencarian akan dilanjutkan pada Minggu (10/01/2021) besok.***

Editor: Indra Setiawan

Pos terkait

banner 780x80