Sony Tandra: Pejabat di Sulteng Mestinya Jadi Teladan Prokes (Kasus Bupati Menyanyi di Kerumunan Pesta)

banner 728x90

PALU – KETUA Pansus Covid-19 DPRD Sulteng, Sony Tandra meminta pejabat di daerah ini sampai ke jajaran terendah untuk menjadi teladan bagi masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.

Pasalnya, pihaknya memandang bahwa sejauh ini masih ada sejumlah oknum pejabat yang belum mematuhinya.

“Siapa pun dia, apalagi pejabat publik. Karena keteladanan dari para pejabat itu penting dalam mematuhi protokol kesehatan,” kata Sonny Tandra, di Palu, Kamis (26//8/2021).

Menurut politisi NasDem ini, disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan menjadi kunci pengendalian penularan Covid-19. Dari sisi masyarakat, hal ini membutuhkan kepatuhan untuk tertib dalam bermasker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Di sisi lain, masyarakat juga butuh teladan agar konsisten menjadikan perilaku hidup sehat tersebut sebagai sebuah identitas baru.

“Masyarakat kita masih beragam bersikap dengan virus ini, ada yang percaya, ada acuh tak acuh dan ada yang belum percaya. Jadi, tidak eloklah kalau masih ada pejabat publik yang belum memberi contoh yang baik. Apalagi di masa PPKM level 4 ini,” jelas Sony.

Sonny menyayangkan masih ada pejabat yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan.

“Memang sih, belum semua pejabat publik kita itu yang patuh terhadap protokol kesehatan. Sebagai contoh, ketika bicara maskernya dibuka. Padahal harusnya ketika bicara, risiko penularannya menjadi lebih tinggi,” kata Sony.

Olehnya, Ketua Komisi 3 ini mengingatkan para pejabat publik di Bumi Tadulako agar memberikan contoh yang baik kepada rakyatnya.

Sebab, berdasarkan survei, perilaku yang diikuti oleh masyarakat berasal dari apa yang dicontohkan para pemimpin maupun pejabat publik.

“Keteladanan itu penting sekali. 20 persen ketidakpatuhan masyarakat itu lebih disebabkan karena tidak adanya teladan dari para pemimpin,” kata Sony.

Karena itu, apabila pejabat mencintai rakyatnya, maka seharusnya mereka memberikan contoh yang baik.

“Bahwa keteladanan para pejabat publik amat sangat penting di dalam mendorong kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan,” tandas Sony.

Sebelumnya, hari ini Kamis (26/8/2021) beredar luas di jejaring media sosial video pendek, salah satu pejabat publik di Sulteng berkerumun dan berjoget di salah satu pesta.

Dikutip dari Sultengnews.com, Bupati Donggala, Kasman Lassa asik berjoget di tengah kerumunan tanpa masker.

Berdasarkan video yang beredar di Whatsapp Group (WAG) berdurasi 0.15 detik. Bukan hanya berjoget, Kasman Lassa juga ikut bernyanyi beramai-ramai dengan tamu undangan di salah satu pesta pernikahan.

Dalam video itu, Bupati Donggala sedang melantunkan lagu Vose Sakaya yang diciptakan oleh Hasan Bahasyuan.

Dari sumber terpercaya sultengnews di Kabupaten Donggala mengatakan, bahwa pesta yang dihadiri Kasman Lassa adalah pesta seorang anak pensiunan polisi yang juga merupakan tim pemenangannya sewaktu Pemilihan Bupati (Pilbub) Kabupaten Donggala.

Masih dari sumber yang sama, ketika memperlihatkan undangan pernikahan, bahwa pernikahan itu berlangsung di Jalan Tanjung Batu, Kelurahan Tanjung Batu, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, pada Kamis (26/08/2021).

Data Pusdatina Kamis (26/8/2021) kasus harian Covid-19 Donggala berada diurutan ketiga setelah Palu dan Sigi. Kabupaten tertua di Sulteng ini mencatat ada penambahan 84 kasus terkonfirmasi dengan kumulatif 5.795, kasus sembuh 152 kumulatif 4.670 dan meninggal 1 kasus serta kumulatif 151 kasus.

Jurnalis Kailipost.com: Ikhsan Madjido

banner 728x90

Pos terkait