IMIP Kembali Gelar Festival Anak Shaleh

Morowali – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) kembali menggelar kegiatan Festival Anak Shaleh setelah vakum akibat pandemi Covid-19. Kegiatan yang berakhir pada hari ini (27/11), diinisiasi oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) IMIP dan dipusatkan di Masjid Al-Khairat Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah.

Kegiatan itu diikuti 19 TPA yang merupakan binaan DKM-IMIP. Masing-masing dari TPA ini diwakili oleh 16 orang anak santri. Sehingga total pesertanya sebanyak 304 orang.

Baca Juga

Ketua DKM-IMIP, Djoko Suprapto, dalam siaran persnya menyebut, kegiatan ini bertujuan menciptakan generasi-generasi emas di masa mendatang yang cinta Al-Qur’an. Apalagi, kata dia, begitu banyak anak dengan rentan usia 1-12 tahun, yang turut serta bersama orang tuanya di Bahodopi. Hal itu, ungkap Djoko, dapat dilihat dengan jumlah penerimaan siswa di sekolah-sekolah dasar yang ada di Bahodopi yang angkanya cukup signifikan.

“Bahodopi begitu sangat luar biasa kompleks. Nah target kita dengan rentan usia itu, kita bisa bina sedini mungkin, menanamkan kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an. Karena masalah sosial 10 – 20 tahun mendatang yang akan kita hadapi, bukan sekarang. Untuk itu IMIP hadir dengan melakukan hal-hal sederhana namun berdampak positif bagi masyarakat,” jelas Djoko, Rabu (27/11).

Di tempat yang sama, Camat Bahodopi, Tahir mengatakan, pemerintah tentu sangat mengapresiasi segala bentuk aksi positif yang dilakukan oleh perusahaan. Utamanya bimbingan akhlak dan rohani bagi generasi di masa mendatang. Kegiatan seperti ini, kata di, sebagai ajang mengenalkan anak-anak kepada agama Islam. Kemudian, sebagai wadah silaturahmi bagi sesama santri, serta sarana pengembangan keterampilan anak-anak.

“Harapan kita semua tentunya, ke depan anak-anak ini jadi generasi berprestasi yang Islamiah, berilmu pengetahuan, dan memiliki akhlakul karimah. Apalagi saat ini perkembangan informasi semakin canggih. Kalau tidak ada filter agama bisa bahaya. Kita berharap juga, kegiatan ini bisa melahirkan bibit-bibit unggul yang akan mewakili daerah kita di ajang MTQ nantinya,” jelas Tahir.

Kegiatan Festival Anak Shaleh ini, berlangsung selama 4 hari, mulai 24 November 2022 dan berakhir pada hari ini. Gelaran lomba yang dilaksanakan diantaranya, hafalan surah pendek, adzan, tartil, kultum, cerdas cermat Al-Qur’an, shalat berjamaah. Selain dihadiri oleh Camat Bahodopi Tahir, turut dihadiri oleh Kepala Desa Fatufia, Kepala KUA Bahodopi, Ketua LPTQ Bahodopi. (*)

Reporter: Bambang Sumantri

Berita terkait