PKS Setuju dengan Jokowi untuk Tolak Politisasi Agama di Pilpres 2024

Foto: Mardani Ali Sera. (Screenshot video Mardani Ali Sera).

Jakarta,- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada para calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) pada Pilpres 2024 mendatang, tidak melakukan politisasi agama. Menanggapi hal tersebut, PKS setuju dengan pesan dari Jokowi itu.

“Politisasi agama setuju jangan dikedepankan,” kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Senin (21/11/2022).

Baca Juga

Mardani mengatakan bahwa agama adalah sumber nilai-nilai. Agama, menurutnya, baiknya dijadikan kompas moral.

“Pertama agama itu murni. Agama itu sumber nilai. Menjadikan agama sebagai kompas moral boleh dan malah bagus,” jelasnya.

PKS sendiri, kata Mardani, menjadikan agama sebagai kompas moral. Mardani lantas menyinggung soal politik harus dilakukan dengan cara yang baik.

“PKS menempatkan agama sebagai kompas moral dan mewanti-wanti politik berdasar nilai. Politik mesti dilakukan dengan cara yang baik. Tujuan baik harus dengan cara yang baik,” tuturnya.

Presiden Jokowi sebelumnya mengingatkan para calon presiden dan calon wakil presiden agar menjaga situasi politik tetap kondusif. Jokowi mewanti-wanti agar tak ada politisasi agama di Pemilu 2024.

“Inilah yang sekali lagi saya ingatkan kepada capres dan cawapres. Untuk membawa suasana politik kita menuju 2024 itu betul-betul paling banter anget dikit, syukur bisa adem,” kata Jokowi saat menyampaikan sambutan di Munas HIPMI di Solo seperti disiarkan akun YouTube Setpres, Senin (21/11).

Jokowi mempersilakan agar para kandidat untuk berdebat gagasan. Namun dia mewanti-wanti agar tak ada politisasi agama di Pemilu 2024.

“Debat silakan, debat gagasan, debat ide, membawa negara ini lebih baik silakan. Tapi jangan sampai panas, apalagi membawa politik-politik SARA, tidak, jangan. Politisasi agama, tidak, jangan. Setuju? Politisasi agama, jangan,” ujar Jokowi. ***

Editor/Sumber: Rizky/Detik.com

Berita terkait